Terapkan Fuel Card, Antrean Truk di SPBU Akawi Berkurang

BONTANG– Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Akawi, mulai melakukan uji coba penerapan kartu kendali BBM atau fuel card. Aturan baru ini diharapkan akan mengurangi antrean truk saat mengisi solar.

Pegawai SPBU Akawi, Hendra mengungkapkan, mulai Senin (18/7/2022) pihaknya menerapkan penggunaan fuel card. “Untuk saat ini di lapangan tidak ada antrean, masih kosong, karena sudah tahu kalau tanggal 18 (Juli) akan penerapan fuel card,” jelasnya.

Hendra menambahkan, antrean truk kini sangat berkurang, namun masih banyak pengemudi yang belum memiliki kartu fuel card. “Saat ini ada SPBU yang masih menerima cash seperti SPBU Tanjung Laut dan SPBU Kilometer 3,” kata Hendra.

Disebutkannya, dalam waktu dua pekan ke depan, jadwal penerapan fuel card juga akan menyasar SPBU lain di Bontang. Dalam penerapan fuel card, Hendra menyebut hanya menyiapkan aplikasi pembayaran (alat pembayaran). “Seperti biasa, hanya operatornya saja yang disiapkan dalam pembayaran menggunakan kartu,” katanya.

Untuk kapasitas dalam pengisian solar, lanjut Hendra, masih dibatasi dalam sekali pembelian per hari. Jenis 40 liter untuk mobil kecil pribadi, dump truk 80 liter, Truk Fuso 150 liter per hari.  “Dan mereka tidak bisa bolak-balik mengisi bahan bakar, karena hanya bisa dipakai sekali sehari,” tandas Hendra.

Baca Juga:  Waspada! BMKG Provinsi Prediksi Air Pasang dan Curah Hujan Tinggi saat Idulfitri 1446 H

Dia mengharapkan, penerapan fuel card mampu menenangkan warga yang selama ini sering mengeluh harus antre panjang hanya untuk mengisi bahan bakar. “Dengan ini penggunaan (fuel card), penggunanya dapat tepat sasaran,” katanya.

Arsyad, salah satu pembeli solar mengatakan, penggunaan card memudahkannya sehingga tidak terlalu lama mengantre. “Ini bagus, tidak terlalu antre. Baru pertama kali menggunakan fuel card ini,” kata Arsyad.(ya)

Disclaimer

Redaksi Radarbontang.com tunduk pada Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers No. 40 Tahun 1999. Setiap berita yang dipublikasikan adalah hasil kerja jurnalistik. Hak jawab dan hak koreksi dapat diajukan melalui email: redaksi@radarbontang.com.