BONTANG – Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, menegaskan bahwa ketersediaan bahan pangan di Kota Bontang masih dalam kondisi aman. Hal itu disampaikan menanggapi kekhawatiran sejumlah pihak, terkait potensi kekurangan bahan dari distributor seiring dengan rencana penambahan dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah.
Menurutnya, tidak ada alasan untuk bersikap ragu atau pesimis terhadap kesiapan program tersebut. Ia menekankan, semua pihak yang terlibat, terutama Satuan Penyedia Pangan Gizi (SPPG), harus menunjukkan sikap siap dan optimis dalam bekerja.
“Kalau mau ambil tanggung jawab di MBG, tidak boleh ada kata ragu. Harus siap dan optimis. Kalau tidak siap, jangan dipaksakan. Cari orang yang mau bekerja dengan sungguh-sungguh,” tegasnya, Senin (6/10/2025).
Ia menyebut, kondisi pasokan bahan pangan seperti telur, sayuran, ikan, dan beras di Bontang sejauh ini masih cukup melimpah. Karena itu, ia memastikan bahwa pelaksanaan program MBG tidak akan terganggu oleh isu kelangkaan bahan pangan.
“Selama ini di Bontang tidak ada yang kelaparan. Telur, sayur, ikan, daging semua masih ada di pasar. Artinya, kebutuhan dasar kita masih aman,” ujarnya.
Lebih lanjut, Agus Haris menjelaskan bahwa meskipun kebutuhan bahan pangan akan meningkat seiring bertambahnya jumlah dapur MBG, skala kenaikan tersebut tidak akan signifikan. Sebab, sebelum program ini berjalan, para siswa juga sudah terbiasa membawa bekal dari rumah.
“Kecuali kalau nanti tiba-tiba kebutuhan sayur naik drastis, misalnya dari 10 ton jadi 30 ton. Tapi itu kecil kemungkinannya. Jadi jangan khawatir,” imbuhnya.
Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam




