SAMARINDA – Akses darat menuju jantung pedalaman Kalimantan Timur segera berubah wajah. Ruas jalan Tering (Kutai Barat)–Ujoh Bilang (Mahakam Ulu) sepanjang 31,53 kilometer dipastikan rampung dan berlapis beton pada 2026, mengakhiri persoalan konektivitas yang selama ini membebani mobilitas warga dan distribusi logistik di kawasan hulu Benua Etam.
Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud menegaskan proyek ini harus dikebut tanpa kompromi. Ia meminta alokasi APBD 2026 sebesar Rp90 miliar dimaksimalkan agar seluruh sisa pekerjaan bisa dituntaskan lebih cepat dari target.
“Jalan ini harus tuntas Pak Nanda. Kalau bisa enam bulan, atau tiga bulan Pak Nanda,” tegas Gubernur Harum kepada Kepala Dinas PUPR Kaltim saat peresmian segmen 1 hingga 4 jalan Tering–Ujoh Bilang, Selasa (6/1/2026).
Penegasan itu disampaikan menyusul masih ditemukannya sejumlah titik krusial yang belum rampung akibat kondisi medan yang berat dan menantang. Dari total panjang ruas, sekitar 23,91 kilometer telah ditangani melalui skema rigid pavement pada APBD 2025. Sisanya, sekitar 7,65 kilometer, akan dilanjutkan pengerjaannya pada 2026.
“Segera saja dikerjakan Pak Nanda. Kita tidak menunggu waktu. Harus cepat, kasian warga kita di Mahakam Ulu,” lanjut Harum.
Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Kalimantan Timur AM Fitra Firnanda menjelaskan bahwa penanganan ruas Tering–Ujoh Bilang telah berlangsung bertahap sejak beberapa tahun terakhir. Hingga 2024, total panjang jalan yang sudah tertangani mencapai sekitar 19,28 kilometer.
Untuk tahun anggaran 2025, pekerjaan dilanjutkan melalui dua paket rigid pavement yang menambah panjang jalan mantap secara signifikan. Khusus pada 2026, sisa penanganan dibagi dalam empat paket pekerjaan dengan total panjang sekitar 7,65 kilometer, yang ditargetkan selesai sebelum akhir tahun.
Menurut Fitra, seluruh paket tersebut sudah direncanakan secara teknis dan siap dikerjakan, sehingga tidak ada alasan untuk menunda penyelesaian. Pemerintah provinsi menargetkan sebelum 2026 berakhir, seluruh ruas Tering–Ujoh Bilang sudah tersambung penuh dengan kondisi jalan beton yang layak dan aman dilalui sepanjang tahun. (MK)
Editor: Agus




