Andi Harun Tinjau TKP, Pembersihan Pasar Segiri Dikejar 3 Hari

SAMARINDA – Wali Kota Samarinda, Andi Harun, bergerak cepat merespons musibah kebakaran yang menghanguskan kawasan Pasar Segiri. Saat meninjau langsung lokasi kejadian sekitar pukul 11.00 WITA, ia menegaskan bahwa pemerintah kota segera melakukan pembersihan dan pembangunan kembali area terdampak.

Berdasarkan data sementara di lapangan, kebakaran melanda area seluas sekitar 15 x 80 meter yang dihuni oleh 56 pedagang. Kerusakan meliputi 20 unit ruko di bagian belakang serta sekitar 140 los sayur.

Andi Harun menyebut telah menginstruksikan Asisten II, Dinas Perdagangan, serta Dinas PUPR untuk segera mengambil langkah teknis. Fokus utama saat ini adalah mempercepat pemulihan aktivitas ekonomi para pedagang yang terdampak.

“Tadi saya mewawancarai pedagang, ada yang rugi 200 juta hingga 300 juta rupiah. Pemerintah kota memastikan dalam waktu tidak terlalu lama akan melakukan pembangunan kembali. Langkah pertama adalah pembersihan lokasi yang kita targetkan selesai dalam 1 hingga 3 hari ke depan,” ujarnya.

Ia menambahkan, desain bangunan akan segera disiapkan oleh Dinas PUPR agar proses pembangunan dapat dimulai secepatnya, bahkan ditargetkan pekan depan sudah berjalan.

Baca Juga:  Bontang Capai Zero Kemiskinan Ekstrem, Wali Kota: Hasil Intervensi Terpadu

Meski demikian, bangunan yang akan dibangun kembali tidak bersifat permanen. Hal ini mempertimbangkan rencana besar peremajaan total Pasar Segiri di masa mendatang.

“Kita bangun tidak permanen, minimal kembali seperti semula. Kalau permanen, waktunya lama dan kasihan pedagang tidak bisa berjualan. Tahun depan kita rencanakan peremajaan total jika ruang fiskal memungkinkan,” jelasnya.

Andi Harun juga menyoroti faktor risiko kebakaran yang berulang di Pasar Segiri, salah satunya akibat konflik fungsi ruang serta kondisi instalasi listrik yang tidak tertata.

“Banyak ruang yang fungsinya bertabrakan, ada los dipakai masak sekaligus tempat tinggal. Ditambah instalasi listrik yang semrawut. Ini sulit dimitigasi jika kedisiplinan rendah,” tegasnya.

Saat ini, total kerugian akibat kebakaran masih dalam proses pendataan oleh instansi terkait. Pemerintah berharap langkah cepat yang diambil dapat segera memulihkan aktivitas pedagang sekaligus mencegah dampak ekonomi yang lebih luas. (MK)

Pewarta: Dimas
Editor: Agus S

Disclaimer

Redaksi Radarbontang.com tunduk pada Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers No. 40 Tahun 1999. Setiap berita yang dipublikasikan adalah hasil kerja jurnalistik. Hak jawab dan hak koreksi dapat diajukan melalui email: redaksi@radarbontang.com.