PENAJAM — Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur, mengalokasikan anggaran sekitar Rp30 miliar pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026 untuk memperkuat dan meningkatkan fasilitas pendidikan di berbagai jenjang.
Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Penajam Paser Utara), Ricci Firmansyah, menjelaskan bahwa penguatan fasilitas pendidikan menjadi salah satu prioritas utama pemerintah daerah tahun ini.
“Pemerintah kabupaten pada tahun 2026 akan membantu pembangunan satu gedung sekolah taman kanak-kanak,” ujar Ricci saat ditemui di Penajam, Sabtu.
Selain itu, Pemkab Penajam Paser Utara juga akan membangun satu gedung sanggar kegiatan belajar sebagai bagian dari upaya memperluas akses layanan pendidikan nonformal bagi masyarakat.
“Tidak hanya pembangunan baru, kami juga melakukan rehabilitasi dua gedung pendidikan anak usia dini (PAUD) atau taman kanak-kanak yang kondisinya sudah mengalami kerusakan,” tambahnya.
Menurut Ricci, penguatan fasilitas pendidikan pada 2026 juga menyasar puluhan sekolah dasar (SD) dan lima sekolah menengah pertama (SMP). Program tersebut meliputi pembangunan ruang kelas belajar (RKB), rehabilitasi gedung sekolah, pembangunan pagar sekolah, serta penyediaan fasilitas pendukung lainnya.
“Anggaran sekitar Rp30 miliar yang dialokasikan dalam APBD 2026 ini memang kami fokuskan khusus untuk peningkatan sarana dan prasarana pendidikan, agar kegiatan belajar mengajar dapat berlangsung secara maksimal,” jelasnya.
Ia menegaskan, sasaran peningkatan fasilitas pendidikan mencakup pembangunan RKB baru untuk mengurangi kepadatan kelas, perbaikan gedung sekolah yang mengalami kerusakan ringan hingga sedang, serta pembangunan fasilitas umum penunjang yang mendukung kenyamanan dan keamanan lingkungan sekolah. (MK)
Editor: Agus S




