BONTANG – Ikatan Pemuda Selambai Berkarya (IPSB) melangsungkan lomba balap ketinting dan dayung perahu tahun 2025 selama tiga hari.
Lomba tersebut berlangsung mulai tanggal 29 sampai 31 Agustus mendatang dengan jumlah peserta saat ini 20 orang.
Kepala IPSB, Adi mengungkapkan pada tahun sebelumnya ia menyatakan peserta bisa mencapai 50, “Nanti saat lomba berlangsung kemungkinan peserta dapat bertambah,” ujarnya.
Mewakili Wali Kota Bontang, Lurah Loktuan, Supriadi menyambut baik kegiatan tersebut dan mengapresiasi IPSB yang konsisten melestarikan budaya maritim melalui lomba tradisional.
“Perlombaan ini bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga wujud kecintaan kita terhadap budaya maritim dan kearifan lokal yang diwariskan leluhur. Ketinting sebagai transportasi tradisional masyarakat pesisir adalah simbol ketangguhan dan kemandirian,” disampaikannya.
Ia juga menekankan pentingnya kekompakan dalam perlombaan sebagai cerminan pembangunan kota. “Seperti mendayung, kita harus kompak seirama agar bisa melaju kencang. Demikian pula dalam membangun Bontang, harus saling bergandengan tangan demi kemajuan bersama,” lanjutnya.
Lebih jauh, kegiatan ini diharapkan bisa mempererat silaturahmi antarwarga, sekaligus menjadi hiburan edukatif bagi masyarakat.
Pemerintah Kota Bontang juga berharap lomba balap ketinting dapat berkembang menjadi destinasi wisata tahunan, khususnya di kawasan Selambai, sehingga dapat menarik minat wisatawan dan mendorong semangat nelayan dalam merawat serta mengemudikan perahu tradisional.
“Perlombaan balap ketinting dan lomba dayung perahu dalam rangka HUT RI ke-80 secara resmi saya nyatakan dibuka,” ucapnya. (Sya/adv)
Editor: Yusva Alam




