SANGATTA – Kebakaran melibatkan sebuah bangunan kosong berukuran kecil
terjadi di wilayah Sangatta Utara, tepatnya di Jalan Yos Sudarso IV, Ringroad 9 Soekarno Hatta, pada Sabtu (6/12/2025) siang.
Meski terlihat kecil, insiden tersebut memicu perhatian petugas pemadam lantaran berada di kawasan yang cukup padat aktivitas.
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Kutai Timur (Kuti) menerima laporan kejadian sekitar pukul 13.10 WITA. Informasi pertama datang dari anggota Tagana yang kebetulan melintas dan melihat kepulan asap dari bangunan tersebut. Meski identitas pelapor tidak diketahui, Disdamkartan Kutim langsung merespons cepat dengan menerjunkan beberapa unit pemadam dari pos berbeda.
Kasi Pemadaman, Pengendali Operasi, dan Komunikasi Disdamkartan Kutim, Eko Purnomo, menjelaskan bahwa unit pemadam tiba di lokasi sekitar pukul 13.25 WITA. Jarak tempuh dari pos terdekat menuju titik kejadian mencapai kurang lebih 4 kilometer.
“Saat tiba, api sudah membakar bangunan kosong dengan ukuran sekitar 4 x 6 meter. Kondisi api cukup cepat membesar karena di dalam bangunan terdapat material kering yang mudah terbakar. Petugas segera melakukan pemadaman, dilanjutkan dengan proses pendinginan untuk mencegah api muncul kembali,” jelas Eko kepada Media Kaltim.
Meskipun api menghanguskan sebagian besar bagian bangunan, petugas berhasil menyelamatkan dua unit sepeda motor yang berada di area terdampak. Kedua kendaraan itu sempat terancam karena jaraknya cukup dekat dengan sumber api.
Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian ini. Bangunan yang terbakar juga tidak ditempati pemilik atau penghuni. “Untuk kerugian material masih kami data. Karena bangunannya kosong, tidak banyak barang yang terdampak. Namun tetap kami pastikan tidak ada risiko lanjutan di lokasi,” tambah Eko.
Ia juga membeberkan bahwa dugaan sementara penyebab kebakaran mengarah pada arus pendek listrik. Indikasi tersebut menguat karena ditemukan kabel dan instalasi yang telah terbakar di titik awal api. Meski demikian, penyelidikan lebih lanjut akan dilakukan untuk memastikan penyebab utama.
Dalam penanganan kejadian ini, Disdamkartan Kutim mengerahkan Unit Fire 316 dan Unit Suplai 314 dari Pos Utara, ditambah Unit Fire 315 dari Pos Stadion. Kerja sama lintas instansi juga berjalan baik, ditandai dengan hadirnya personel Polres Kutim dan Koramil yang membantu pengamanan lokasi serta mengatur arus kendaraan agar tidak menghambat proses pemadaman.
Eko menegaskan bahwa seluruh proses berjalan tanpa kendala berarti. Debit air mencukupi, akses jalan lancar, dan area sekitar aman dari potensi perluasan api.
“Kami selalu mengimbau masyarakat agar memastikan instalasi listrik dalam kondisi aman, sekalipun bangunan tidak ditempati. Korsleting sering terjadi justru di bangunan kosong yang tidak dipantau,” pungkasnya.
Laporan ini menjadi peringatan bagi masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi kebakaran, terutama di musim cuaca panas dan instalasi listrik yang tidak terpantau.
Penulis: Ramlah
Editor: Yusva Alam




