BONTANG – Permasalahan banjir di Kelurahan Guntung menjadi perhatian utama Pemerintah Kota Bontang dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kelurahan Guntung untuk RKPD 2027 yang digelar Jumat (23/1/2026).
Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, menegaskan banjir di wilayah tersebut harus segera ditangani dan tidak boleh terus berulang. Menurutnya, banjir sudah mengganggu aktivitas warga dan berdampak pada lingkungan serta kesehatan masyarakat.
“Banjir di Guntung harus segera diselesaikan dan tidak bisa ditunda,” tegasnya.
Ia menyebut, penyebab banjir antara lain saluran drainase yang belum optimal, pendangkalan, serta masih adanya sampah di saluran air. Karena itu, penanganan banjir membutuhkan kerja sama antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat.
Pemkot Bontang telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp7,5 miliar untuk pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan, yang diharapkan turut mendukung pengendalian banjir.
Selain itu, Neni juga mengajak masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan agar genangan air tidak semakin parah saat hujan.
Penanganan yang secara kolaboratif dan berkelanjutan bersama Pemkot serta stakeholder perlu dijalin, karena permasalahan banjir dikhawatirkan akan terus berulang dan menghambat pembangunan serta kesejahteraan masyarakat sekitar.
Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam




