BONTANG – Dinas Ketenagakerjaan Kota Bontang mengakui masih terdapat keterbatasan kualifikasi Sumber Daya Manusia (SDM) lokal dalam memenuhi kebutuhan dunia usaha dan industri.
Kepala Bidang Pelatihan Produktivitas dan Penempatan Kerja Disnaker Bontang, Lukmanul Hakim, mengatakan sejumlah jabatan yang dibutuhkan perusahaan tidak dapat diisi oleh tenaga kerja lokal karena tidak tersedia keahlian yang sesuai.
“Contohnya dokter spesialis, itu sering kali tidak ada di Bontang. Ada juga jabatan teknis tertentu yang memang belum tersedia SDM-nya di daerah,” ungkapnya, Senin (13/1/2026).
Selain itu, keterbatasan juga terjadi pada lulusan sekolah kejuruan. Lukmanul mencontohkan rekrutmen yang dilakukan salah satu perusahaan besar di Bontang pada awal 2025.
“Waktu itu dibuka sekitar 41 lowongan. Tapi setelah ditelusuri, lulusan SMK kita yang memenuhi kualifikasi hanya beberapa orang saja,” jelasnya.
Akibat kondisi tersebut, Disnaker terpaksa memperluas pencarian tenaga kerja ke luar daerah melalui mekanisme antar daerah hingga tingkat provinsi.
Menurut Lukmanul, kondisi ini menjadi tantangan bersama dan perlu menjadi perhatian dunia pendidikan, lembaga pelatihan, serta pemerintah daerah agar kompetensi tenaga kerja lokal bisa lebih selaras dengan kebutuhan industri.
Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam




