BK Dayung Porprov 2025 di Tenggarong Jadi Barometer Kekuatan Atlet Kaltim

TENGGARONG – Sungai-sungai Tenggarong kembali menjadi panggung penting bagi lahirnya para petarung terbaik dayung Kalimantan Timur. Babak Kualifikasi (BK) Porprov 2025 yang digelar 3–12 Desember bukan hanya ajang wajib dalam kalender olahraga, tetapi sekaligus indikator utama untuk memetakan kekuatan daerah menjelang Porprov 2026 di Kabupaten Paser.

Sebanyak 10 kabupaten/kota turun dengan formasi penuh, menurunkan atlet terbaik mereka di nomor canoeing hingga Traditional Boat Race (TBR). Total 24 kategori dipertandingkan, menjadikan Tenggarong sebagai laboratorium pembinaan dayung sekaligus arena pembuktian kualitas atlet Kaltim.

Sekretaris PODSI Kaltim, Hendro, menuturkan bahwa jadwal BK sempat mengalami penyesuaian agar seluruh kontingen dapat mengikuti rangkaian pertandingan secara optimal. Faktor pembiayaan hingga kondisi alam menjadi dasar penyesuaian tersebut.

“Kita menyesuaikan, melihat kondisi kontingen, baik dari segi pembiayaan maupun kondisi alam. Jadi kami rapatkan agar bisa dilaksanakan secepatnya,” jelas Hendro.

Ia menyebut semua kelas berlangsung kompetitif, mulai dari jarak 1.000 meter, 500 meter, hingga 200 meter. Bahkan event slalom yang digelar di area belakang venue ikut menambah dinamika persaingan.

Baca Juga:  SPPG Dayung Resmi Beroperasi, Layani Ribuan Pelajar di Sangatta Utara

“Ada 24 kategori yang dipertandingkan, mulai dari jarak 1.000, 500, hingga 200 meter. Termasuk juga lomba slalom yang dilaksanakan di area belakang,” ujarnya.

Puncak kegiatan berlangsung pada Senin (8/12/2025) dengan agenda penutupan sekaligus penyerahan hadiah dan pengakuan resmi (UPP) bagi atlet-atlet terbaik dari semua daerah.

“Hari ini kita laksanakan event terakhir, yaitu penutupan dengan pembagian hadiah,” kata Hendro.

Lebih dari sekadar seleksi, BK Dayung di Tenggarong dipandang sebagai tolok ukur utama kesiapan atlet Kaltim menghadapi Porprov 2026 di Paser. Hasil dari babak kualifikasi ini akan menjadi modal dan gambaran awal kekuatan daerah, terutama karena Porprov 2026 diprediksi menjadi salah satu edisi paling kompetitif dalam sejarah Kaltim. (aw)

Editor: Agus S

Disclaimer

Redaksi Radarbontang.com tunduk pada Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers No. 40 Tahun 1999. Setiap berita yang dipublikasikan adalah hasil kerja jurnalistik. Hak jawab dan hak koreksi dapat diajukan melalui email: redaksi@radarbontang.com.