BONTANG – Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik Badan Perencanaan Bencana Daerah (BPBD) Bontang, Ismail meluruskan terkait adanya isu gempa di wilayah Bontang.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat, gempa bumi dengan magnitudo 2,3 terjadi tepat di Senin (9/3/2026) sekitar pukul 07.19 Wib atau sekitar pukul 08.19 Wita.
Berdasarkan dari informasi BMKG, gempa tersebut berada pada koordinat 1.10 Lintang Utara (LU) dan 118.31 Bujur Timur (BT), dengan kedalaman 10 kilometer. Jadi, dalam rilis BMKG, lokasi gempa disebut berada di 142 kilometer timur laut Bontang, Kalimantan Timur.
“Jika mengacu pada titik koordinat tersebut, lokasi gempa sebenarnya berada di wilayah Desa Susuk Dalam, Kecamatan Sandaran, Kabupaten Kutai Timur. Jadi bukan di Bontang,” ucapnya saat dikonfirmasi.
Penyebutan jarak dari Kota Bontang oleh BMKG merupakan metode umum untuk memudahkan masyarakat mengenali posisi gempa, berdasarkan kota terdekat yang lebih dikenal.
“Hal ini juga yang kerap menimbulkan kesan seolah gempa terjadi di wilayah Bontang, padahal titik koordinatnya berada di daerah lain,” tambahnya.
BMKG juga mengingatkan bahwa informasi gempa yang dirilis bersifat sementara, dan dapat diperbarui sesuai hasil analisis lanjutan, dengan magnitudo 2,3, gempa tergolong sangat lemah dan umumnya tidak dirasakan oleh masyarakat.
Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam




