Coding Mama dan Difabel Batch 5 Resmi Ditutup, 45 Peserta Dikukuhkan sebagai Alumni “Comdif Digital Nusantara”

NUSANTARA — Program Coding Mama dan Difabel Batch 5 resmi ditutup di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kamis (11/12/2025). Momen penutupan ini sekaligus menjadi ajang pengukuhan alumni melalui kelompok Comdif Digital Nusantara. Batch 5 diikuti sedikitnya 45 peserta, mayoritas mengikuti pembelajaran secara offline.

Direktur Pengembangan Ekosistem Digital OIKN, Tonny Agus Setiono, menyampaikan harapan besarnya agar kompetensi yang diperoleh para peserta dapat memberi manfaat berkelanjutan.

“Semoga bermanfaat besar untuk kemajuan bersama. Khususnya Difabel. Semoga bisa membuat banyak jejaring agar semakin memudahkan informasi dan pengembangan usaha masing-masing,” ujarnya saat menutup kegiatan di Auditorium OIKN.

Pembentukan kelompok alumni bertujuan menjaga komunikasi setelah pelatihan selesai sekaligus merancang program kerja lanjutan di tiap angkatan.

Salah satu peserta, Khairunisa, mengaku tak menyangka terpilih sebagai salah satu peserta terbaik Batch 5.
“Pertama kaget ya. Punya teman-teman soalnya lebih baik. Tapi tadi disampaikan dinilai dari kalkulasi selama mengikuti pelatihan. Saya mengucapkan terima kasih,” ungkapnya.

Peserta lain, Khusnul, berharap program ini terus berlanjut dan membuka pelatihan baru.
“Saya pengen nanti ada pelatihan konten kreator. Di Sepaku banyak yang punya akun media sosial, mungkin bisa menjadi konten kreator,” ujarnya.

Baca Juga:  Djamari Chaniago Pastikan IKN Siap Dihuni Bertahap

Sejak Batch 1, program Coding Mama telah melahirkan sekitar 165 alumni dari berbagai wilayah seperti Sepaku, Muara Jawa, Loa Janan, dan Samboja. Lebih dari sekadar pelatihan digital, program ini kini berkembang menjadi komunitas yang aktif berjejaring dan berkegiatan, terutama bagi perempuan dan kalangan difabel.

Ketua Umum Comdif Digital Nusantara terpilih, Aper Sujayana, menyebut pihaknya siap menjalankan sejumlah program kerja seperti literasi digital untuk masyarakat dan pelaku UMKM, baik di daerah masing-masing maupun di kawasan delineasi IKN.

“Harapannya kita semua tetap saling berkomunikasi untuk bersama-sama kita wujudkan digital nusantara,” ujarnya. (riz)

Editor: Agus S

Disclaimer

Redaksi Radarbontang.com tunduk pada Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers No. 40 Tahun 1999. Setiap berita yang dipublikasikan adalah hasil kerja jurnalistik. Hak jawab dan hak koreksi dapat diajukan melalui email: redaksi@radarbontang.com.