Dari Buka Puasa Bersama, Awal Kerja Forum DAS Kaltim

Sabtu sore (7/3), Ballroom Hotel Midtown Samarinda mulai ramai. Meja-meja bundar sudah tertata rapi dengan taplak putih. Kursi berbalut kain kuning mengelilinginya. Di depan ruangan terbentang spanduk bertuliskan Buka Puasa Bersama dan Silaturahmi Penasihat Ahli dan Pengurus Forum DAS Kalimantan Timur 2025–2030.

Tamu datang satu per satu. Ada yang langsung duduk, ada yang berdiri sebentar menyapa teman lama. Suasananya santai. Obrolan ringan mengalir sambil menunggu waktu berbuka.

Acara ini bukan pelantikan resmi. Pelantikan pengurus Forum Koordinasi Pengelolaan Daerah Aliran Sungai Kalimantan Timur (Forum DAS Kaltim) semula direncanakan berlangsung Januari 2026 lalu. Namun waktunya belum memungkinkan. Pertemuan sore kemarin lebih sebagai silaturahmi awal setelah terbitnya SK Gubernur Kaltim tentang kepengurusan Forum DAS Kaltim periode 2025–2030.

Saya hadir sebagai salah satu pengurus forum ini. Ketika sebelumnya dihubungi untuk masuk dalam jajaran pengurus, saya langsung mengiyakan. Bidang ini tidak jauh dari latar belakang keilmuan saya di Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman (Fahutan Unmul).

Saya bersama Dr. Sarkowi V. Zahry, H.M. Darlis Pattalongi, dan Dwi Purnomosidhi pada acara buka puasa bersama Forum DAS Kaltim di Samarinda. Foto: Istimewa
Saya bersama Hasanuddin Mas’ud. Foto: Istimewa

Menariknya, dari yang hadir sore itu sebagian besar sebenarnya sudah saya kenal lama. Banyak di antaranya satu almamater dengan saya di Fahutan Unmul.

Prof. Daddy Ruhiyat, misalnya. Saat saya masih aktif kuliah dulu, beliau menjabat sebagai Dekan Fahutan. Sosok yang tentu tidak asing bagi mahasiswa kehutanan pada masa itu.

Baca Juga:  Catatan FGD Kodifikasi UU Pemilu (4): Rekomendasi Akhir, Saatnya Perkuat Penyelenggara dan Sistem Pemilu yang Adil

Saya juga bertemu Dwi Purnomosidhi, mantan anggota DPRD Samarinda. Wajah lain yang juga sudah lama saya kenal adalah H. M. Darlis Pattalongi, anggota DPRD Kaltim sekarang. Kami sudah saling mengenal sejak saya masih aktif menjadi wartawan sekitar tahun 2004.

Begitu juga dengan anggota DPRD Kaltim Dr. Sarkowi V. Zahry. Bagi saya pribadi, beliau bukan sekadar politisi. Ia juga salah satu orang yang banyak memberi pelajaran tentang dunia jurnalistik ketika saya masih aktif menjadi wartawan.

Sementara Hasanuddin Mas’ud, meskipun saya sudah lama mengenalnya sebagai politisi Golkar dan Ketua DPRD Kaltim, justru baru pada kesempatan ini saya bisa berbincang lebih dekat dan berkenalan dalam suasana yang lebih santai.

Beberapa nama lain yang hadir juga tidak asing. Banyak di antaranya para alumni kehutanan, dosen Fakultas Kehutanan Unmul, serta orang-orang yang selama ini memang bergelut di isu lingkungan.

Forum DAS Kaltim sendiri dipimpin Dr. Ir. H. Hasanuddin Mas’ud, S.Hut., M.E. sebagai Ketua Umum dengan Dr. Saut Marisi H. sebagai Ketua Harian.

Baca Juga:  Perkuat Liputan, Media Kaltim Buka Kantor Resmi di Ibu Kota Nusantara

Di jajaran wakil ketua terdapat Dr. Sarkowi V. Zahry, H. M. Darlis Pattalongi, Ir. H. Agus Suwandy, dan Prof. Dr. Muhammad Husni Fahruddin.

Sekretaris dijabat Dr. H. Agus Setiawan, didampingi Asbudin sebagai wakil sekretaris, sementara bendahara dipercayakan kepada Melan Hasanah.

Prof Daddy Ruhiyat menyampaikan pandangan dalam diskusi santai pada acara buka puasa bersama Forum DAS Kaltim di Hotel Midtown Samarinda. Foto: Agus S

Forum ini juga diperkuat sejumlah akademisi dan pakar sebagai penasihat ahli, di antaranya Prof. Daddy Ruhiyat, Prof. Soeyitno Soedirman, Prof. Marlon Ivanhoe Aipassa, Prof. Sigit Hardwinarto, Dr. Mislan, Prof. Iwan Suyatna, Ir. Niel Makinuddin, dan Dr. Tunggul Butarbutar.

Namun dalam acara buka puasa kemarin, dari jajaran penasihat ahli yang hadir hanya Prof. Daddy Ruhiyat dan Ir. Niel Makinuddin.

Dalam sambutannya, Ketua Forum DAS Kaltim Hasanuddin Mas’ud mengatakan forum ini memiliki posisi penting dalam pengelolaan lingkungan di Kaltim. “Forum DAS ini sebenarnya sangat strategis. Ia bisa menjadi benteng terakhir mitigasi lingkungan,” ujarnya.

Ia menyinggung berbagai persoalan yang berkaitan dengan daerah aliran sungai. Mulai dari aktivitas tambang, perkebunan, hingga alih fungsi lahan yang berdampak pada lingkungan.

Suasana diskusi santai pengurus Forum DAS Kaltim menjelang buka puasa bersama di Hotel Midtown Samarinda. Foto: Agus S

Menurutnya, banyak persoalan lingkungan di Kaltim tidak bisa dilepaskan dari kondisi daerah aliran sungai, termasuk banjir yang hampir setiap tahun terjadi di berbagai daerah.

Baca Juga:  Transformasi SPS Kaltim: Dari Dunia Tinta Menuju Ekosistem Digital yang Profesional

Karena itu ia berharap Forum DAS dapat menjadi mitra strategis pemerintah daerah, bahkan masuk dalam perencanaan pembangunan seperti RPJMD maupun RKPD.

Sementara itu Prof. Daddy Ruhiyat menekankan pentingnya inovasi dari para anggota forum agar fungsi pengelolaan DAS dapat berjalan maksimal.

Menurutnya tantangan pengelolaan lingkungan di Kaltim akan semakin besar, terlebih dengan hadirnya Ibu Kota Nusantara (IKN).

Menjelang waktu berbuka, percakapan di meja-meja sempat terhenti. Gelas minuman mulai terangkat. Hidangan di meja perlahan disantap.

Tak lama kemudian azan Magrib berkumandang. Sebagian peserta menuju mushala hotel untuk menunaikan salat Magrib. Sebagian lainnya tetap di ruangan, berbincang ringan sambil menunggu rekan-rekan yang sedang beribadah.

Setelah salat Magrib, para peserta kembali ke ruangan. Suasana semakin cair. Percakapan kembali mengalir. Ada yang berbagi pengalaman lapangan, ada pula yang mulai membahas berbagai persoalan lingkungan di Kaltim.

Pertemuan sore itu memang hanya buka puasa bersama. Tetapi dari situlah percakapan dimulai. Dan bagi Forum DAS Kaltim, silaturahmi sore itu menjadi awal untuk mulai bekerja bersama menjaga daerah aliran sungai di Kaltim.

Oleh: Agus Susanto, S.Hut., S.H., M.H.

Disclaimer

Redaksi Radarbontang.com tunduk pada Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers No. 40 Tahun 1999. Setiap berita yang dipublikasikan adalah hasil kerja jurnalistik. Hak jawab dan hak koreksi dapat diajukan melalui email: redaksi@radarbontang.com.