BONTANG – Khatam Al-Qur’an bukanlah garis akhir, melainkan titik awal untuk mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari, seperti kejujuran, disiplin, menghormati orang tua dan guru, serta berbuat baik kepada sesama.
Hal itu diungkapkan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Bontang, Dasuki saat menghadiri gelaran
Khotmil Qur’an Wal Imtihan Angkatan Ke-II SMPN 5 Bontang di Auditorium 3D, Rabu (4/2) pagi.
Pemerintah Kota Bontang, lanjut Dasuki, siap mendukung keberlanjutan program ini, termasuk melalui peluang beasiswa. Namun ia menegaskan, kesempatan tersebut harus dipersiapkan dan dimanfaatkan dengan sungguh-sungguh. “Kesempatan tidak datang begitu saja,” katanya.
Dengan semakin banyaknya hafidz Al-Qur’an, Dasuki optimistis Kota Bontang akan tumbuh menjadi kota yang tangguh secara moral dan spiritual.
Sementara itu, Kepala SMP Negeri 5 Bontang, Muhiddin, dalam laporannya menyampaikan bahwa jumlah peserta Khotmil Qur’an dan Imtihan Angkatan Ke-II mencapai 70 siswa. Rinciannya, 61 siswa hafal Juz 30, 7 siswa hafal Juz 29, 1 siswa hafal Juz 28, 2, dan 3, serta 1 siswa hafal Juz 1. Jumlah tersebut meningkat signifikan dibandingkan angkatan pertama yang hanya diikuti 40 peserta.
Muhiddin menjelaskan, kegiatan ini sejalan dengan program Pemerintah Kota Bontang seperti pembiasaan membaca Al-Qur’an dan salat dhuha di sekolah. Tujuannya adalah membentuk karakter religius peserta didik dengan menguatkan nilai-nilai iman, mempererat sinergi antara sekolah, orang tua, masyarakat, dan pemerintah, serta mendukung Profil Pelajar Pancasila, khususnya dalam aspek akhlak mulia, kemandirian, dan gotong royong.
Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam




