BONTANG – Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni mengatakan, lulusan perguruan tinggi Islam adalah fondasi moral bagi masyarakat Kota Bontang.
Hal itu disampaikan saat sambutannya di Wisuda Angkatan XVI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Syamsul Ma’arif (STIT-SYAMS) Bontang, di Auditorium Taman 3D, Minggu (2/11/2025) pagi.
Neni mengapresiasi STIT-SYAMS yang dinilainya konsisten melahirkan SDM unggul, berkarakter, dan berakhlak mulia.
Ia menegaskan, di tengah tantangan bonus demografi, peran lulusan STIT-SYAMS sangat strategis untuk menjadi agen perubahan yang menyebarkan nilai-nilai Islam rahmatan lil ‘alamin.
Sebagai bukti keseriusan pemerintah dalam menyiapkan generasi unggul—sesuai misi RPJMD 2025-2029 untuk transformasi sosial—Wali Kota memaparkan komitmen nyata Program Bontang Pintar.
Pemkot Bontang telah mengalokasikan anggaran beasiswa Uang Kuliah Tunggal (UKT) sebesar Rp 20 Miliar untuk mahasiswa asal Bontang.
“Pada tahun 2025, program beasiswa ini telah direalisasikan untuk 734 mahasiswa dalam daerah dan 1.123 mahasiswa luar daerah, di luar skema kerja sama khusus seperti kedokteran dan tahfiz,” rinci Wali Kota.
Pemerintah berharap investasi pendidikan ini dapat membuat mahasiswa fokus belajar tanpa terkendala biaya, karena setiap rupiah yang diinvestasikan adalah investasi jangka panjang untuk kemajuan kota.
Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam




