SAMARINDA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur bersama DPRD menargetkan penanganan ruas jalan Tering–Ujoh Bilang sepanjang 135 kilometer dapat rampung pada 2027.
Wakil Ketua I DPRD Kaltim, Ekti Imanuel, mengatakan dirinya turut memantau langsung progres pembangunan infrastruktur tersebut saat mendampingi safari Ramadan bersama Wakil Gubernur di Kabupaten Mahakam Ulu dan Kutai Barat.
“Masih ada kekurangan yang belum peningkatan jalan itu kurang lebih 33 kilo,” ujarnya.
Dari total sisa pekerjaan tersebut, sekitar 13 kilometer menjadi tanggung jawab pemerintah provinsi, sementara 20 kilometer lainnya ditangani melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Menurut Ekti, status jalan tersebut merupakan non-status, sehingga memungkinkan pembiayaan dilakukan secara bersama-sama oleh pemerintah pusat, provinsi, maupun kabupaten.
“APBN boleh masuk, provinsi boleh masuk, kabupaten boleh masuk,” katanya.
Ia menjelaskan, pada tahun ini pemerintah provinsi masih mengalokasikan anggaran untuk empat segmen pekerjaan dengan nilai sekitar Rp90 miliar.
Selain ruas Tering–Ujoh Bilang, perhatian pemerintah juga diarahkan pada jalur lanjutan dari Ujoh Bilang menuju Long Pahangai sepanjang 100 kilometer yang hingga kini masih memiliki kondisi cukup berat.
“Tentu ini juga kerja sama dengan APBN,” ucapnya.
Ia menambahkan, keterbatasan fiskal akibat efisiensi anggaran menjadi salah satu kendala percepatan pembangunan jalan di wilayah Mahakam Ulu. Meski demikian, pemerintah provinsi tetap menjadikan kawasan perbatasan tersebut sebagai prioritas pembangunan.
Dengan kolaborasi lintas kewenangan, diharapkan pembangunan infrastruktur jalan di Mahakam Ulu dapat terus berjalan dan memberikan akses yang lebih baik bagi masyarakat di wilayah pedalaman Kaltim. (MK)
Pewarta: K. Irul Umam
Editor: Agus S




