El Nino Mengancam, Distribusi Air Balikpapan Disiapkan Skema Khusus

BALIKPAPAN – Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB) menyiapkan langkah strategis menghadapi potensi dampak fenomena El Nino 2026 guna memastikan layanan air bersih tetap stabil bagi masyarakat.

Kesiapan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi bersama Balai Wilayah Sungai Wilayah IV pada 31 Maret 2026, dengan fokus pada mitigasi berbasis data dan simulasi teknis.

Direktur Utama PTMB, Yudi Saharuddin, menegaskan bahwa seluruh skenario disusun secara terukur, mulai dari potensi penurunan air baku hingga dampaknya terhadap produksi dan distribusi.

“Kami tidak bekerja berdasarkan asumsi, tetapi berbasis data dan simulasi. Semua potensi sudah kami hitung,” ujarnya, Kamis (2/4/2026).

Ketergantungan Balikpapan terhadap sumber air tadah hujan, khususnya Waduk Manggar, menjadi perhatian utama. Dalam kondisi normal, muka air waduk dapat turun sekitar 5 sentimeter per hari, dan berpotensi lebih cepat saat curah hujan menurun.

Selain penurunan volume, kualitas air juga berisiko terganggu akibat peningkatan kekeruhan, masuknya pasir dan udara ke sistem pompa, serta pertumbuhan gulma air.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, PTMB menyiapkan sejumlah langkah strategis, di antaranya optimalisasi Waduk Manggar dan pemanfaatan Bendungan Sungai Wain melalui pengaturan pintu air.

Baca Juga:  Bau Menyengat Bongkar Kematian Pria di Sungai Siring, Motor Terparkir Picu Kecurigaan

PTMB juga menerapkan skenario pengambilan air sebesar 75 persen dengan asumsi inflow hanya 50 persen, guna menjaga ketersediaan air hingga akhir tahun.

Selain itu, bendungan pengendali (bendali) seperti Bendali 1, Bendali 3, dan Bendali 4 akan dimanfaatkan sebagai sumber tambahan.

Dari sisi distribusi, skema penggiliran air akan diterapkan jika produksi turun di bawah 70 persen, dengan sistem bertahap dari wilayah hulu ke hilir agar distribusi tetap merata.

Sebagai langkah darurat, sekitar 30 unit mobil tangki air telah disiapkan untuk melayani wilayah prioritas, termasuk kawasan dataran tinggi, daerah terjauh, serta fasilitas vital seperti rumah sakit.

PTMB juga menyiapkan strategi jangka menengah melalui reaktivasi sumur bor, pembangunan sumur baru, serta peningkatan fungsi bendali untuk memperkuat cadangan air.

Selain upaya teknis, PTMB mengimbau masyarakat untuk mulai menghemat penggunaan air sebagai bagian dari upaya bersama menghadapi potensi krisis.

“Dengan kesiapan ini, kami optimistis layanan air bersih tetap terjaga selama El Nino 2026,” tutup Yudi. (MK)

Baca Juga:  Bawa Badik Diselipkan di Pinggang, Warga Muara Badak Ditangkap Polisi

Pewarta: Aprianto
Editor: Agus S

Disclaimer

Redaksi Radarbontang.com tunduk pada Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers No. 40 Tahun 1999. Setiap berita yang dipublikasikan adalah hasil kerja jurnalistik. Hak jawab dan hak koreksi dapat diajukan melalui email: redaksi@radarbontang.com.