Enam Kluster Industri Resmi Ditawarkan ke Investor, Bontang Lestari Bakal Jadi Pusat Ekonomi Baru

BONTANG — Pemerintah Kota Bontang melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) mempersiapkan kawasan seluas 1.102,94 hektare di Bontang Lestari. Kawasan ini kini dirancang menjadi enam kluster industri yang siap dibuka untuk investor dari berbagai sektor.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang Pemkot Bontang, untuk mengembangkan industri pengolahan yang lebih beragam dan tidak hanya mengandalkan sektor energi. Karakter lahan di Bontang Lestari yang mencakup semak, area bakau, hingga lahan kering dinilai memberi fleksibilitas tinggi untuk pengembangan berbagai jenis industri.

Analis Kebijakan Ahli Madya Bidang Penanaman Modal DPMPTSP Bontang, Karel, mengatakan klusterisasi dilakukan agar investasi yang masuk lebih terarah dan sesuai peruntukan lahan.

“Enam kluster industri ini menjadi pondasi Bontang sebagai pusat ekonomi baru. Investor dapat memilih sektor yang sesuai sambil tetap mengedepankan prinsip ramah lingkungan,” ujarnya, Senin (24/11/2025).

Enam kluster yang disiapkan memiliki fokus pengembangan tersendiri, mulai dari industri manufaktur, logistik, pengolahan hasil laut, hingga sektor energi dan turunan kimia. Pembagian ini memberi ruang bagi pelaku usaha untuk menempatkan investasinya sesuai kebutuhan teknis, ketersediaan lahan, serta karakteristik industri.

Baca Juga:  Pimpin Apel di Kodim, Basri Ingatkan Masyarakat Patuhi Prokes

Menurut Karel, konsep kluster ini sekaligus menegaskan bahwa potensi ekonomi Bontang jauh lebih luas dari persepsi umum. Kota ini tidak hanya bertumpu pada industri energi, tetapi juga membuka peluang bagi sektor pengolahan yang berbasis sumber daya lokal.

Sejumlah sektor disebut berpotensi besar untuk berkembang di kawasan industri Bontang Lestari, seperti industri rumput laut, pengalengan ikan, kosmetik, farmasi, pengolahan limbah, serta produk turunan kimia seperti biodiesel dan gliserin.

“Keberagaman kluster menunjukkan bahwa Bontang memiliki peluang investasi yang sangat luas. Industri pengolahan bisa menjadi motor ekonomi baru bagi kota ini,” tegasnya.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Disclaimer

Redaksi Radarbontang.com tunduk pada Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers No. 40 Tahun 1999. Setiap berita yang dipublikasikan adalah hasil kerja jurnalistik. Hak jawab dan hak koreksi dapat diajukan melalui email: redaksi@radarbontang.com.