BERAU — Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud memberikan dukungan penuh terhadap penguatan konektivitas udara menuju wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) di Kalimantan Timur. Dukungan tersebut ditandai dengan peresmian jalur penerbangan komersial menuju Pulau Maratua, Kabupaten Berau, yang kini resmi melayani wisatawan dan masyarakat umum.
Peresmian penerbangan komersial tersebut berlangsung di Berau, Jumat, dan menjadi tonggak penting bagi aksesibilitas kawasan kepulauan yang selama ini mengandalkan penerbangan perintis. Rudy Mas’ud menyampaikan apresiasi atas dibukanya jalur komersial menuju salah satu ikon wisata bahari unggulan di Bumi Etam itu.
“Kita tidak hanya sekadar membuka akses transportasi, tetapi kita sedang membuka gerbang dunia bagi Maratua untuk menjadi destinasi wisata kelas dunia,” tegas Rudy.
Gubernur Kaltim didampingi anggota Komisi VI DPR RI Sarifah Suraidah, jajaran Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, Bupati Berau Sri Juniarsih, serta manajemen Lion Air Group, turut mengawali penerbangan komersial perdana rute Berau–Maratua. Penerbangan yang sebelumnya berstatus perintis kini resmi ditingkatkan menjadi layanan komersial oleh Wings Air.
Maskapai tersebut mengoperasikan pesawat ATR 72-600 berkapasitas 72 penumpang dengan waktu tempuh sekitar 45 menit. Rute Berau–Maratua–Berau dijadwalkan beroperasi tiga kali dalam sepekan, yakni setiap Rabu, Jumat, dan Minggu, guna mendukung mobilitas masyarakat sekaligus wisatawan.
Rudy menilai peningkatan status penerbangan ini merupakan buah dari kolaborasi lintas sektor yang solid antara pemerintah daerah, kementerian terkait, dan pelaku industri penerbangan. Ia meyakini konektivitas yang semakin baik akan memberikan efek domino positif bagi perekonomian lokal, terutama pertumbuhan sektor pariwisata dan jasa penunjangnya.
“Dengan akses yang lebih mudah, peluang usaha masyarakat akan terbuka, lapangan kerja bertambah, dan nilai ekonomi kawasan kepulauan akan meningkat,” ujarnya.
Senada dengan itu, Direktur Keselamatan, Keamanan, dan Kualitas Wings Air Capt. Iyus Susianto berharap pemerintah daerah konsisten menggelar agenda atau event rutin di Maratua. Menurutnya, langkah tersebut penting untuk menjaga tingkat keterisian penumpang (occupancy rate) sekaligus memicu minat wisatawan berkunjung secara berkelanjutan.
Dalam rangkaian kunjungannya, Rudy Mas’ud juga menyempatkan diri berinteraksi langsung dengan masyarakat setempat. Ia melaksanakan Shalat Jumat di Masjid Babussalam Maratua, meninjau fasilitas pendidikan di SMA Negeri 9 Maratua, serta mengecek peningkatan kualitas infrastruktur dasar.
Gubernur Kaltim juga meninjau langsung sejumlah objek wisata unggulan di kawasan Kepulauan Derawan, seperti Pulau Kakaban dan Derawan, yang selama ini menjadi magnet wisata bahari Kalimantan Timur.
Rencananya, Rudy Mas’ud akan kembali ke Tanjung Redeb, Berau, melalui jalur laut. Langkah ini dilakukan untuk mengevaluasi langsung rute transportasi laut beserta fasilitas pelabuhan yang selama ini menjadi urat nadi mobilitas masyarakat kepulauan, sekaligus melengkapi penguatan konektivitas darat, laut, dan udara di wilayah pesisir Kaltim. (MK)
Editor: Agus S




