Harga Beras di Bontang Tak Kunjung Turun, Pemkot Genjot GPM dan Segera Salurkan Beras Premium Bulog

BONTANG – Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian (DKP3) Kota Bontang terus berupaya menstabilkan harga beras yang tak kunjung turun, pasca isu dugaan beras oplosan. Salah satu langkah yang dilakukan yakni mengintensifkan Gerakan Pangan Murah (GPM) dan menyiapkan penyaluran beras premium bulog ke masyarakat.

Kepala Bidang Ketahanan Pangan DKP3 Bontang, Debora menjelaskan dalam kegiatan GPM, beras SPHP yang berkualitas medium dijual Rp 60 ribu per 5 kilogram. Beras ini nantinya juga akan dijual di pasaran, agar jasa tidak perlu menunggu adanya kegiatan GPM terus menerus.

“Subsidi transport dari pemkot membuat harga beras di GPM bisa ditekan, tapi kalau masuk pasar naik sedikit jadi Rp 65.500,” jelasnya, Jumat (19/9/2025).

Selain GPM, DKP3 juga menyiapkan penyaluran beras premium bulog yang dipatok Rp15 ribu per kilogram, diharapkan mampu menekan harga pasaran yang masih tinggi. Tiga kios pangan juga telah ditunjuk untuk menyalurkan beras tersebut ke masyarakat, masing-masing berlokasi di Pasar Rawa Indah, Telihan, dan Loktuan.

Baca Juga:  Pagi-pagi, Pick Up Muatan Sayur Hantam Pembatas Jalan

Tingginya harga beras disebut dipengaruhi beberapa faktor, mulai dari biaya transportasi, terbatasnya pasokan panen, hingga kehati-hatian distributor setelah adanya pengawasan ketat Satgas Pangan terkait isu oplosan. “Beras medium yang diubah jadi premium sempat membuat beberapa supplier di Jawa berhenti mengirim. Sekarang semua lebih hati-hati,” ungkapnya.

Meski demikian, Pemkot memastikan GPM akan terus digelar di seluruh kecamatan, sesuai instruksi Kementerian Dalam Negeri yang menginginkan GPM hingga Bulan Desember mendatang.

“Masyarakat tidak perlu khawatir, GPM pasti ada secara rutin. Kami upayakan stok dari bulog bisa segera masuk agar harga beras di pasar ikut turun,” tegasnya.

Ia menyatakan bahwa, GPM tidak hanya diinstruksikan untuk Pemerintah Kota Bontang saja, GPM yang dilakukan jajaran kepolisian maupun kodim juga merupakan instruksi dari Kemendagri.

Sebelumnya diketahui, harga beras di pasaran tembus Rp17 ribu per kilogram, sedangkan beras premium bisa mencapai Rp18 ribu hingga Rp18.500 per kilogram.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Disclaimer

Redaksi Radarbontang.com tunduk pada Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers No. 40 Tahun 1999. Setiap berita yang dipublikasikan adalah hasil kerja jurnalistik. Hak jawab dan hak koreksi dapat diajukan melalui email: redaksi@radarbontang.com.