Ibadah Sabtu di Gereja Getsemani Dijaga Ketat Polisi

SANGATTA — Kegiatan ibadah Sabtu di Gereja Toraja Jemaat Getsemani Kaubun, dijaga ketat pihak kepolisian dari Polsek Kaliorang. Kehadiran personel sejak pagi hari membuat rangkaian ibadah berlangsung tenang, tertib, dan penuh kekhidmatan.

Personel tiba lebih awal untuk melakukan pengecekan keamanan, memantau kondisi gereja, hingga mengatur arus kendaraan di area parkir agar tetap tertib. Pengamanan juga diperkuat dengan penempatan petugas di sejumlah titik strategis untuk mengawasi mobilitas jemaat dan mencegah potensi gangguan kamtibmas.

Kapolsek Kaliorang, AKP Damianus Djelatu menegaskan bahwa pengamanan rumah ibadah menjadi bagian dari komitmen Polri dalam memberikan rasa aman bagi masyarakat.

“Kami ingin memastikan masyarakat dapat beribadah dengan tenang, aman, dan nyaman. Pengamanan ini adalah bentuk tanggung jawab kami menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah hukum Polsek Kaliorang,” ungkapnya, Minggu (7/12/2025).

AKP Damianus menambahkan bahwa Polsek Kaliorang akan terus meningkatkan pengamanan, baik pada ibadah rutin maupun pada kegiatan keagamaan besar, sebagai wujud kehadiran Polri yang dekat dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Baca Juga:  TPP Dipangkas 65 Persen, Pegawai Mulai Mengeluh

Di sisi lain, Pendeta Ansari, M.Th., selaku pengkhotbah dalam ibadah tersebut, mengapresiasi perhatian dan dukungan dari pihak kepolisian.

“Kami sangat bersyukur atas pengamanan yang diberikan Polsek Kaliorang. Kehadiran polisi membantu jemaat lebih fokus dan merasa aman selama beribadah. Dukungan seperti ini sangat berarti bagi kami,” ujarnya.

Ia berharap kerja sama antara pihak gereja dan kepolisian terus terjalin dalam menciptakan suasana ibadah yang damai dan penuh toleransi di wilayah Kaubun dan Kaliorang.

Dengan pengamanan yang terarah dan konsisten, Polsek Kaliorang menegaskan komitmennya untuk selalu hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, demi terciptanya kondisi kamtibmas yang kondusif di seluruh wilayah hukumnya.

Penulis: Ramlah
Editor: Yusva Alam

Disclaimer

Redaksi Radarbontang.com tunduk pada Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers No. 40 Tahun 1999. Setiap berita yang dipublikasikan adalah hasil kerja jurnalistik. Hak jawab dan hak koreksi dapat diajukan melalui email: redaksi@radarbontang.com.