IHSG Awal Pekan Ditutup Menguat, Sektor Energi dan Digital Jadi Penopang

SAMARINDA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan awal pekan di zona hijau. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, Senin (6/10/2025), IHSG naik 21,59 poin atau 0,27 persen ke level 8.139,89, didorong oleh penguatan saham-saham sektor energi dan digital.

Sepanjang sesi perdagangan, IHSG bergerak fluktuatif di rentang 8.104,55–8.176,31. Indeks sempat terkoreksi pada awal sesi, namun berhasil berbalik arah menjelang penutupan seiring meningkatnya minat beli investor domestik.

Total transaksi di seluruh pasar tercatat mencapai 461,49 juta lot dengan nilai perdagangan Rp28,21 triliun dan frekuensi transaksi 2,94 juta kali. Sementara di pasar reguler, nilai transaksi mencapai Rp23,93 triliun dengan volume 441,36 juta lot.

Meski IHSG menguat, investor asing tercatat masih melakukan aksi jual bersih (net sell) sebesar Rp472,17 miliar di pasar reguler. Dari total transaksi asing, pembelian mencapai Rp5,08 triliun, sedangkan penjualan tercatat Rp5,55 triliun.

Sejumlah saham mencatatkan lonjakan signifikan dan menjadi sorotan perdagangan hari ini, di antaranya:

  • Multi Makmur Lemindo Tbk (PIPA) naik 25,00% ke Rp625 per saham,
  • Cakra Buana Resources Energi Tbk (CBRE) menguat 24,88% ke Rp1.255,
  • Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) melonjak 15,61% ke Rp2.000,
  • Rukun Raharja Tbk (RAJA) naik 13,51% ke Rp4.620,
  • Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) menguat 11,25% ke Rp1.780,
  • Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) naik 5,41% ke Rp3.310,
  • Sanurhasta Mitra Tbk (MINA) naik 8,41% ke Rp232.
Baca Juga:  DPRD Kaltim Sahkan Agenda Masa Sidang III Tahun 2025

Sementara itu, Bumi Resources Tbk (BUMI) menjadi salah satu saham yang tertekan, turun 6,83% ke level Rp150 per saham.

Kenaikan IHSG ini menandakan optimisme pasar terhadap prospek ekonomi domestik di tengah ketidakpastian global. Analis menilai, sentimen positif datang dari stabilnya harga komoditas energi dan meningkatnya minat pada saham-saham teknologi yang berorientasi ekspansi digital.

Meski tekanan jual asing masih membayangi, pelaku pasar memperkirakan penguatan dapat berlanjut dalam jangka pendek, terutama jika dukungan dari sektor komoditas dan digital tetap solid.

Pewarta: K. Irul Umam
Editor: Agus S

Disclaimer

Redaksi Radarbontang.com tunduk pada Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers No. 40 Tahun 1999. Setiap berita yang dipublikasikan adalah hasil kerja jurnalistik. Hak jawab dan hak koreksi dapat diajukan melalui email: redaksi@radarbontang.com.