IHSG Rontok 154 Poin, Sektor Energi dan Kripto Jadi Penekan Terbesar

SAMARINDA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpuruk pada perdagangan hari ini, Senin (27/10/2025), setelah anjlok 154,57 poin atau 1,87 persen ke level 8.117,15. Tekanan jual terjadi sejak awal sesi dan terus berlanjut hingga penutupan, bahkan sempat menyeret IHSG ke level terendah harian di 7.959,17 sebelum sedikit pulih.

IHSG dibuka di level 8.322,22 dan sempat menyentuh titik tertinggi 8.354,67, namun arus jual besar-besaran dari investor domestik membuat indeks tak mampu bertahan di zona hijau.

Total transaksi pasar mencapai 393,10 juta lot dengan nilai Rp29,67 triliun dan frekuensi perdagangan 2,87 juta kali. Di pasar reguler, volume transaksi mencapai 366,72 juta lot dengan nilai Rp27,09 triliun.

Sektor energi dan sumber daya menjadi penekan terbesar. Saham PT Petrosea Tbk (PTRO) anjlok 9,44 persen ke level 6.475, disusul Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) yang turun 7,31 persen ke 2.030, dan Cakra Buana Resources Energi Tbk (CBRE) turun 2,87 persen ke 1.525.

Sektor teknologi dan kripto juga tak luput dari tekanan. Saham Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN) jatuh 10,65 persen ke 2.600, sementara saham Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR) menjadi salah satu yang paling terpukul dengan penurunan 13,05 persen ke level 3.930. Saham-saham tambang seperti BRMS juga masuk daftar top loser.

Baca Juga:  Pembangunan KDKMP di Paser Terus Berproses, Progres Capai di Atas 90 Persen

Meski pasar dilanda tekanan jual, beberapa saham berhasil mencatatkan penguatan signifikan. Raja Roti Cemerlang Tbk (BRRC) melesat 34,82 persen ke level 151, disusul Repower Asia Indonesia Tbk (REAL) yang naik 34,78 persen ke 93. Saham properti dan manufaktur seperti Puri Sentul Permai Tbk (KDTN) dan Multi Indocitra Tbk (MICE) turut menguat masing-masing 28,57 persen dan 25 persen.

Analis pasar menilai, pelemahan IHSG kali ini dipicu kekhawatiran investor terhadap potensi kenaikan suku bunga bank sentral utama dunia serta ancaman perlambatan ekonomi global. Aksi ambil untung (profit taking) dan pergeseran portofolio ke aset yang lebih aman pun mendominasi perdagangan. (MK)

Editor: Agus S

Disclaimer

Redaksi Radarbontang.com tunduk pada Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers No. 40 Tahun 1999. Setiap berita yang dipublikasikan adalah hasil kerja jurnalistik. Hak jawab dan hak koreksi dapat diajukan melalui email: redaksi@radarbontang.com.