Jalan Flamboyan Ambles, Akses Warga Samarinda Lumpuh Total

SAMARINDA – Akses lalu lintas di Jalan Flamboyan, Kelurahan Loa Buah, Kecamatan Sungai Kunjang, lumpuh total setelah sebagian badan jalan ambles pada Sabtu (11/10) siang. Insiden terjadi ketika Dinas PUPR Kota Samarinda tengah mengerjakan proyek gorong-gorong dalam program penanganan banjir.

Kerusakan itu membuat jalur utama hanya menyisakan ruang selebar satu meter, sehingga hanya kendaraan roda dua yang bisa melintas, sementara mobil harus memutar jauh ke arah Lebakong atau jalur tambang. “Waktu hari Sabtu itu, antrian kendaraan penuh di sini. Kami warga sampai jaga jalan sampai jam 12 malam,” ujar Nanang, warga setempat.

Karena kondisi sempit, warga terpaksa berjaga dua malam berturut-turut untuk mengatur lalu lintas. “Kalau sudah begini, yang bisa jalan cuma motor. Mobil nggak bisa lewat,” tambahnya.

Menurut Ahmad Supriyadi, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas PUPR Samarinda, penyebab amblesnya badan jalan adalah dua truk mixer readymix yang melintas di atas struktur bekisting sementara. “Beban dua truk tersebut tidak bisa ditahan. Struktur besi yang belum kuat akhirnya ambruk,” jelasnya.

Baca Juga:  Samarinda Siagakan 70 Armada Bus AKDP untuk Arus Mudik

Proyek ini sendiri merupakan pemasangan parit lanjutan ke arah hulu sungai. Karena lokasi padat penduduk dan jalan sempit, sebagian badan jalan digunakan sebagai area kerja. Pihak PUPR kini mengubah metode pengerjaan menjadi sistem modul atas-bawah untuk mengurangi risiko kejadian serupa.

“Kami targetkan jalur bisa dibuka kembali untuk kendaraan ringan dalam lima hari ke depan, sementara truk mungkin butuh waktu lebih lama,” kata Ahmad.

Selama perbaikan, jalur motor tetap dibuka dengan sistem buka-tutup, sementara petugas mengawasi di lapangan. Ahmad menegaskan, proyek ini penting karena telah terbukti menurunkan genangan air di kawasan Loa Buah. “Kami berkomitmen menuntaskan pekerjaan ini agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat,” pungkasnya.

Pewarta: Dimas
Editor: Agus S

Disclaimer

Redaksi Radarbontang.com tunduk pada Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers No. 40 Tahun 1999. Setiap berita yang dipublikasikan adalah hasil kerja jurnalistik. Hak jawab dan hak koreksi dapat diajukan melalui email: redaksi@radarbontang.com.