SANGATTA – Pasca libur panjang Lebaran, aktivitas pelayanan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kutai Timur (Kutim) tetap mengalami peningkatan. Namun, kondisi di lapangan terpantau masih terkendali. Antrean warga tidak sampai membludak seperti yang kerap terjadi pada momen serupa.
Kepala Disdukcapil Kutim, Jumeah, menyebut situasi ini tak lepas dari optimalisasi program “Siap KAWAL”. Melalui program tersebut, pelayanan administrasi kependudukan kini menjangkau hingga tingkat kecamatan dan desa.
“Memang ada penambahan pelayanan, tapi tidak melonjak signifikan. Karena layanan sudah dibuka di kecamatan, bahkan dikawal sampai ke desa melalui program Siap KAWAL,” ujarnya Jumeah saat dihubungi Media Kaltim, Kamis (26/3/2026).
Dengan pola jemput bola, masyarakat tidak lagi terpusat mengurus dokumen di kantor Disdukcapil. Petugas aktif memberikan pelayanan langsung di wilayah, sehingga beban pelayanan di kantor utama dapat terurai.
Meski demikian, untuk layanan tertentu seperti perekaman KTP elektronik, masyarakat tetap harus datang ke kantor kecamatan atau Disdukcapil.
“Khusus KTP memang masih harus di kecamatan atau di kantor Disdukcapil,” jelasnya.
Adapun jenis layanan yang paling banyak diurus pasca Lebaran didominasi perubahan biodata. Banyak warga melakukan pembaruan data, terutama terkait perpindahan domisili dan penyesuaian data keluarga.
Selain itu, penggantian dokumen lama juga mengalami peningkatan. Warga mulai memperbarui akta yang sebelumnya belum menggunakan barcode menjadi dokumen baru yang lebih modern dan terintegrasi.
“Paling banyak itu perubahan biodata, ada yang pindah, jadi perlu diperbarui. Termasuk akta lama yang belum berbarcode sekarang diperbarui,” tambahnya.
Saat ini, Disdukcapil Kutim masih membuka pelayanan secara offline guna memastikan seluruh lapisan masyarakat tetap terlayani, termasuk yang belum terbiasa menggunakan layanan digital.
Dengan sistem pelayanan yang tersebar hingga ke desa melalui “Siap KAWAL”, Disdukcapil optimistis pelayanan tetap berjalan optimal meski terjadi peningkatan pasca Lebaran.
“Pelayanan tetap kami kawal, termasuk di desa-desa, agar masyarakat tetap terlayani dengan baik,” pungkasnya.
Penulis: Ramlah
Editor: Yusva Alam




