Jeritan Pedagang Pasar Citra Mas: Minta Segera Ada Solusi, Duga Ada Politisasi Lahan Lama

BONTANG – Para pedagang Pasar Taman Citra Mas Loktuan kembali menyuarakan jeritan mereka terkait lahan pasar lama. Pasalnya, semenjak pindah ke bangunan pasar yang baru para pedagang mengaku sepi pengunjung.

Melalui Forum Pedagang Pasar Taman Citra Mas mereka mengungkapkan, bahwa para pedagang sudah pindah dan bertahan selama tiga tahun di bangunan pasar baru tersebut, namun bukannya makin ramai para pedagang banyak yang bangkrut dan gulung tikar.

“Hanya mengandalkan pembeli dari rumah tangga saja, para pemilik catering di sekitar Loktuan juga sudah tidak pernah ke Citra Mas lagi, beda seperti di pasar yang lama dulu,” ujar Sudi, salah satu anggota Forum Pedagang Pasar Citra Mas, Rabu (3/7/24).

Mereka juga mengungkapkan kemungkinan adanya politisasi di lahan pasar lama tersebut. Politisasi yang dimaksud adalah, para pedagang dikorbankan karena takut gedung baru tersebut tidak ada yang mau menempati, dan para pedagang dipaksa pindah dengan alasan tanah yang bersengketa.

“Kalau bersengketa kenapa masih ada plang pemkot dan masih digunakan untuk acara-acara lain,” tambahnya.

Baca Juga:  Kepergok Warga Mau Mencuri, Remaja Perempuan Diamankan Polisi

Mereka menyarankan agar bangunan tersebut tetap digunakan, namun dialihfungsikan ke UMKM saja, karena bentuk bangunan yang dirasa lebih cocok untuk itu.

Sementara itu Epi, pedagang sayur dan ikan yang juga masuk dalam forum tersebut mengatakan, bahwa pemerintah harus cepat mencarikan solusi karena kerugian tidak hanya dialami oleh sedikit pedagang.

Menanggapi hal tersebut, Lukman selaku Plt Pasar mengatakan, bahwa hal itu akan dikaji ulang. Pihaknya belum bisa angkat bicara terkait lahan pasar yang lama. Karena Pasar Citra Mas Loktuan yang baru, dibangun oleh negara menggunakan APBN sehingga harus difungsikan.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Disclaimer

Redaksi Radarbontang.com tunduk pada Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers No. 40 Tahun 1999. Setiap berita yang dipublikasikan adalah hasil kerja jurnalistik. Hak jawab dan hak koreksi dapat diajukan melalui email: redaksi@radarbontang.com.