SANGATTA – Musibah kebakaran kembali melanda permukiman warga di Sangatta Utara. Sedikitnya lima unit rumah di Gang Family 3 RT 024, Desa Sangatta Utara, hangus dilalap api.
Kobaran api yang cepat membesar juga menghanguskan dua barakan dengan total enam pintu serta beberapa rumah tunggal milik warga. Bahkan, sejumlah bangunan di sekitar lokasi turut mengalami kerusakan akibat dampak panas dan jilatan api.
Merespons kejadian tersebut, Kapolres Kutai Timur (Kutim) AKBP Fauzan Arianto bergerak cepat turun ke lokasi sekaligus menyalurkan bantuan kepada para korban terdampak.
Pendataan langsung dilakukan oleh Kapolsek Sangatta Utara bersama personel di lapangan. Dari hasil sementara, korban terdampak di antaranya penghuni barakan milik Kongsun dan Iir Rosidah, serta rumah milik Uli Rudin dan Yuwono yang turut ludes terbakar.
Selain itu, beberapa warga lain seperti Rudi, Novi, dan Sulanto juga mengalami kerusakan pada bagian rumah mereka.
Sebagai bentuk kepedulian, bantuan diserahkan langsung oleh Kapolres kepada para korban. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban warga yang tengah menghadapi situasi sulit pascakebakaran.
“Kami turut prihatin atas musibah ini. Semoga para korban diberikan ketabahan. Bantuan ini sebagai bentuk kepedulian kami agar bisa sedikit membantu meringankan beban warga,” ujar AKBP Fauzan Arianto, Selasa (24/3/2026).
Ia juga menegaskan, jajaran Polres Kutai Timur akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait dalam penanganan lanjutan. Di sisi lain, masyarakat diimbau lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama di kawasan permukiman padat.
“Pastikan instalasi listrik aman dan tidak meninggalkan sumber api yang berpotensi memicu kebakaran. Pencegahan harus menjadi perhatian bersama,” tegasnya.
Saat ini, kondisi di lokasi kejadian mulai kondusif. Warga bersama aparat masih melakukan pembersihan puing serta berupaya menyelamatkan barang-barang yang tersisa.
Kehadiran aparat kepolisian di tengah musibah ini diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus dukungan moril bagi para korban yang tengah bangkit dari keterpurukan.
Penulis: Ramlah
Editor: Yusva Alam




