BONTANG – Pemerintah Kota Bontang bersama perusahaan bersepakat untuk membentuk Perseroan Terbatas (PT) baru, guna mengelola klub sepak bola yang akan berlaga di Liga 3.
Kesepakatan itu lahir setelah dilakukan pembahasan bersama antara pemerintah dan pihak perusahaan, yang seluruhnya menyatakan setuju.
Wakil Wali Kota Bontang Agus Haris menyebutkan, keberadaan PT sangat penting agar klub memiliki legalitas yang jelas serta memungkinkan masuknya sponsor maupun investor.
“Kalau ada PT-nya baru sah. Sponsorship, saham, semuanya bisa masuk secara profesional,” ungkapnya, Kamis (25/9/2025).
Ada dua opsi skema pendanaan yang sedang disiapkan. Pertama, pemerintah menyiapkan porsi pembiayaan melalui APBD. Kedua, perusahaan dapat berkolaborasi menanggung biaya melalui program Tanggung Jawab Sosial (TJSL). Rincian komposisi kebutuhan dana dan pembagian peran akan dirumuskan lebih lanjut dalam 20 hari ke depan.
Selain itu, klub juga ditargetkan mampu berkembang sebagai industri olahraga. Pendapatan diharapkan bisa diperoleh dari penjualan tiket dan merchandise. Harga tiket nantinya akan disesuaikan dengan kemampuan ekonomi masyarakat Bontang.
Namun, tantangan yang dihadapi adalah minimnya rasa kepemilikan masyarakat terhadap klub lokal. “Selama ini kalau ada PSM atau Persela datang, dukungannya ke mereka. Nah, tugas kita adalah menumbuhkan kecintaan warga terhadap klub Bontang sendiri,” jelasnya.
Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam




