PPU – Suasana pagi di Desa Bumi Harapan, Kecamatan Sepaku, mendadak geger. Sekitar pukul 06.30 Wita, sebuah kios Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pom Mini di RT 3 Jalan Poros Desa Bumi Harapan terbakar hebat. Bangunan semi permanen itu ludes dalam waktu singkat, disertai tiga sepeda motor dan dua teras rumah warga yang ikut terdampak.
Kios tersebut diketahui milik Supri, warga setempat. Saat kejadian, penjaga kios, Agus Sugiarto, warga Madiun, Jawa Timur, sedang memindahkan BBM jenis Pertalite dari drum di dalam kios menggunakan pompa sedot listrik.

“Saya baru masukkan selang ini. Mau mindah (Pertalite) karena yang sebelah sini penuh, yang sini sudah kurang. Saya hidupkan (pompa sedot), langsung muncul apinya,” ujar Agus di lokasi kejadian, Minggu (15/2/2026).
Percikan api yang diduga berasal dari pompa listrik itu langsung menyambar bahan bakar yang tersimpan di dalam kios. Di lokasi terdapat dua drum Pertalite dengan total sekitar 1,5 ton serta solar kurang lebih 700 liter dalam beberapa toren. Api dengan cepat membesar dan menghanguskan seluruh isi kios, termasuk satu unit sepeda motor Vega dan genset kecil.

“Hangus semua kebakar. KTP juga ndak selamet,” kata Agus yang saat itu hanya sempat menyelamatkan diri dengan pakaian yang melekat di badan dan telepon genggam di tangannya.
Pantauan di lokasi menunjukkan sedikitnya tiga sepeda motor hangus terbakar. Satu milik pemilik kios, dua lainnya milik penghuni rumah kontrakan di belakang kios. Selain itu, dua teras rumah milik Supaat, warga Bumi Harapan, terlihat menghitam akibat panas dan jilatan api.
Petugas pemadam kebakaran Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) bersama Damkar Sepaku bergerak cepat setelah menerima laporan. Koordinator Lapangan Damkar Otorita IKN, Afrilian Riski, menyebut dua armada langsung dikerahkan dari Otorita dan dua dari Damkar Sepaku.
“Kami bergerak jam setengah tujuh. Otorita turunkan dua unit, Damkar Sepaku dua unit,” ujarnya.
Api berhasil dipadamkan sebelum pukul 07.00 Wita. Sekitar pukul 07.02 Wita, petugas masih melakukan penyiraman puing untuk memastikan tidak ada bara api tersisa. Armada tambahan dari Damkar PT IHM juga sempat tiba di lokasi.
Kebakaran yang terjadi sekitar 7,5 kilometer dari Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN itu sempat membuat arus lalu lintas di jalan poros Desa Bumi Harapan terhenti. Setelah kondisi dinyatakan aman, lalu lintas kembali normal dengan pengaturan dari anggota Satlantas Polsek Sepaku.
Hingga berita ini diturunkan, total kerugian belum dapat dipastikan. Namun, kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.
Pewarta: Atmaja Riski




