BONTANG — Di Kota Bontang, perpindahan ASN ke IKN sudah terjadi meski skalanya kecil. Kepala BKPSDM Bontang Sudi Priyanto menyebut ada sekitar lima ASN yang mutasi ke IKN.
Kekosongan kursi yang ditinggalkan disebut cepat tercover oleh ASN yang ada, sehingga kepegawaian Pemkot Bontang masih berjalan normal.
“Efeknya, sampai saat ini kita masih bisa langsung menutupi kekurangan atau sepeninggalan beliau yang pergi mutasi ke IKN, yang di mana ada ASN lain yang mengcover kursi yang ditinggalkan,” ucapnya saat ditemui Senin (5/1/2026).
Sudi menambahkan, sebenarnya ada enam yang berniat, tetapi satu orang mengurungkan niat dan memilih menetap di Bontang.
Ia juga menyinggung proyeksi 2027: tidak boleh lebih dari 30 persen, sehingga jika membutuhkan ASN dari luar harus melalui perhitungan dan kajian, termasuk komunikasi dengan BKPSDM dan bagian keuangan.
“Jadi intinya harus selektif kalau mau ambil dari luar,” tutupnya.
Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam




