SANGATTA – Pastikan operasional serta kesiapan fasilitas pemotongan hewan yang melayani kebutuhan daging masyarakat, Wakil Bupati Kutai Timur (Kutim), Mahyunadi meninjau Rumah Potong Hewan (RPH) Sangatta Utara di Jalan Poros Sangatta–Bengalon, Jumat (13/3/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Mahyunadi menyampaikan bahwa RPH Sangatta Utara sebenarnya sudah lama dibangun. Namun, fasilitas itu baru kembali diaktifkan untuk mendukung penyediaan daging yang aman dan layak konsumsi bagi masyarakat.
“Ini sebenarnya sudah lama, hanya saja baru diaktifkan kembali. Fasilitasnya ada, tetapi fasilitas pendukung untuk kelancarannya memang masih belum maksimal,” ujarnya.
Meski demikian, Mahyunadi menilai kualitas sapi yang dipotong di RPH tersebut cukup baik dan memenuhi standar kesehatan. Dengan adanya fasilitas seperti tempat peristirahatan ternak sebelum pemotongan, kualitas daging yang dihasilkan dapat lebih terjaga.
“Sapi di sini juga sangat berkualitas. Kalau penyembelihan dilakukan di RPH, tentu lebih terjamin. Ada tempat peristirahatan sapi dan berbagai fasilitas lainnya, sehingga daging yang sampai ke masyarakat layak untuk dikonsumsi,” katanya.
Ia juga menegaskan bahwa proses pemotongan hewan di RPH diawasi oleh tenaga medis hewan. Pengawasan itu dilakukan untuk memastikan kesehatan ternak sebelum dan sesudah penyembelihan.
“Karena di sini ada dokter hewan. Jadi syarat-syarat sapi untuk disembelih secara halal juga dijalankan dengan baik. Dengan begitu, daging yang keluar dari RPH benar-benar layak untuk dikonsumsi masyarakat,” pungkasnya.
Penulis: Ramlah
Editor: Yusva Alam




