Menilik Dukungan Orang Tua dari Pinggir Kolam: Dibalik Motivasi Perenang Muda Kutim

SANGATTA — Sorak sorai orang tua menggema di tepi Kolam Renang Town Hall Sangatta, mengiringi setiap luncuran atlet-atlet cilik yang berlomba memecah permukaan air. Di balik catatan waktu dan medali yang diperebutkan pada Kejuaraan Renang Sprint Race III Antar Pelajar se-Kabupaten Kutai Timur (Kutim), tersimpan kisah ketekunan, harapan, dan dukungan tanpa henti dari para orang tua.

Sejak pagi, tribun kolam dipenuhi wajah-wajah tegang bercampur bangga. Setiap start menjadi momen menahan napas, setiap finis disambut tepuk tangan dan senyum lega. Bagi para atlet muda, kejuaraan ini bukan sekadar kompetisi, melainkan panggung awal untuk menumbuhkan mimpi dan kepercayaan diri.

Salah satu sosok yang tampak setia mendampingi dari tepi kolam adalah Siti Akhlis Muafin. Bersama suaminya, M. Wahyu Duha, ia memberikan dukungan penuh kepada kedua anaknya, Nahda Azarin Kameela dan Maher Dinejad Elzema, yang turut berlaga dalam kejuaraan tersebut. Tatapan mata yang mengikuti setiap kayuhan tangan anak-anaknya mencerminkan peran orang tua sebagai penyemangat utama di balik perjuangan atlet sejak usia dini.

Baca Juga:  Ngabuburit Sehat Bersama Shuka Juice, Sedia Cold Press Sehat di Lapak Ramadan

Siti Akhlis Muafin yang juga menjabat Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kutim menyampaikan apresiasi terhadap penyelenggaraan Sprint Race III serta pembinaan cabang olahraga akuatik yang terus berkembang di Kutim. Menurutnya, keberhasilan atlet tidak lepas dari sinergi antara keluarga, pelatih, dan dukungan fasilitas yang memadai.

“Sebagai orang tua, tentu kami bangga melihat anak-anak berani berkompetisi dan berproses. Kami berharap Pemerintah Kabupaten Kutai Timur dapat memberikan perhatian lebih, terutama dalam penyediaan fasilitas latihan yang layak,” ujarnya, Minggu (14/12/2025).

Ia menilai, pembangunan kolam renang berstandar internasional menjadi kebutuhan penting guna menunjang kualitas latihan atlet dan mendorong prestasi yang lebih tinggi, khususnya dalam menghadapi ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) mendatang.

Dukungan orang tua juga menjadi sorotan para pelatih. Pelatih renang Kutim, Imam Masruri, menilai kejuaraan tahun ini berjalan lancar dan menunjukkan perkembangan positif pembinaan atlet muda.

“Alhamdulillah, Sprint Race III berjalan dengan baik. Antusiasme atlet dan orang tua sangat luar biasa. Ini menjadi modal penting dalam pembinaan jangka panjang,” ungkapnya.

Baca Juga:  Aktivis Lingkungan Ingatkan Raperda Mahakam: Sungai Bukan Komoditas, Konservasi Harus Diutamakan

Menurut Imam, kehadiran dan dukungan orang tua memberikan pengaruh besar terhadap mental bertanding atlet, terutama bagi mereka yang masih berusia belia. Selain itu, perkembangan klub-klub renang di Kutim juga semakin terlihat.

“Tahun ini beberapa klub sudah memiliki atribut dan identitas sendiri. Ini menunjukkan kemajuan pembinaan dan rasa kebersamaan yang semakin kuat,” tambahnya.

Pada kejuaraan tersebut, penampilan gemilang ditunjukkan oleh Nahda Azarin Kameela yang berhasil meraih tiga medali emas masing-masing pada nomor Gaya Bebas 50 meter, Gaya Dada 50 meter, dan Gaya Kupu-kupu 50 meter. Prestasi tersebut menjadi buah dari latihan disiplin serta dukungan penuh keluarga dan pelatih.

“Senang bisa berprestasi. Semoga ke depan bisa lebih baik lagi,” ujar Nahda dengan wajah sumringah. Ia berharap suatu hari dapat tampil di ajang Porprov dan membawa nama Kutai Timur.

Sementara itu, sang adik, Maher Dinejad Elzema, juga menunjukkan perkembangan yang menjanjikan dan menjadi bagian dari regenerasi atlet renang Kutim ke depan.

Sorak dari tepi kolam, doa yang terucap lirih, serta semangat yang tak pernah padam menjadi kekuatan tersembunyi di balik laju para atlet muda Kutai Timur.

Baca Juga:  Swarga Bara Tak Mau Bergantung, Kembangkan Pertanian dan Perikanan Lokal

Penulis: Ramlah
Editor: Yusva Alam

Disclaimer

Redaksi Radarbontang.com tunduk pada Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers No. 40 Tahun 1999. Setiap berita yang dipublikasikan adalah hasil kerja jurnalistik. Hak jawab dan hak koreksi dapat diajukan melalui email: redaksi@radarbontang.com.