SAMARINDA – Pemprov Kaltim resmi membuka Pekan Raya Kaltim (PRK) 2026 sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69 Provinsi Kalimantan Timur. Kegiatan ini digelar di kawasan GOR Gelora Kadrie Oening (GKO), Sempaja, Samarinda, Jumat (9/1/2026), dan menjadi ajang pameran terbesar lintas sektor di Benua Etam.
Pembukaan PRK 2026 ditandai dengan pemotongan pita di gerbang utama oleh Gubernur Kalimantan Timur Dr H Rudy Mas’ud (Harum), didampingi unsur Forkopimda Kaltim, Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim, serta Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa (POD). Prosesi tersebut menjadi simbol dimulainya rangkaian kegiatan PRK yang menggabungkan hiburan rakyat, promosi UMKM, serta pelayanan publik.

Usai peresmian, Gubernur Harum bersama rombongan langsung melakukan peninjauan ke sejumlah gerai pameran. Kunjungan diawali ke gerai Bank Kaltimtara, dilanjutkan ke Bank Indonesia, serta gerai UMKM Bar Fresh Market, yang menampilkan berbagai produk lokal unggulan.
Rombongan kemudian menyambangi sejumlah stand layanan publik, di antaranya RSJD Atma Husada, BPJS Ketenagakerjaan Kanwil Kalimantan, serta RSUD Abdoel Wahab Sjahranie. Pada kunjungan tersebut, Gubernur Harum turut berpartisipasi menempelkan kertas post-it berisi harapan pada papan “Pohon Harapan” sebagai simbol dukungan terhadap peningkatan kualitas layanan kesehatan di Kalimantan Timur.
Peninjauan berlanjut ke gerai Dekranasda Provinsi Kaltim, TP PKK Provinsi Kaltim, Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim, serta Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kaltim. Tak hanya itu, Wakil Gubernur Kalimantan Timur juga mengunjungi sejumlah gerai lainnya, termasuk Dinas Perkebunan dan Bapenda Provinsi Kaltim, yang menghadirkan layanan samsat keliling bagi masyarakat.
Dalam sesi wawancara dengan awak media, Gubernur Harum menjelaskan bahwa pembukaan PRK 2026 merupakan bagian dari rangkaian agenda besar HUT ke-69 Pemprov Kaltim. Rangkaian kegiatan diawali dengan upacara peringatan HUT di GOR Gelora Kadrie Oening, sebelum dilanjutkan dengan pembukaan PRK di area parkir GOR tersebut.
Gubernur juga memaparkan agenda kunjungan kerja ke sejumlah daerah di Kalimantan Timur, khususnya Kabupaten Kutai Barat dan Kabupaten Mahakam Ulu. Beberapa proyek strategis yang disorot antara lain pembangunan ruas jalan Tering–Ujoh Bilang, Bandara Ujoh Bilang di Mahakam Ulu, serta rencana pembangunan RSUD Tipe B di Kecamatan Bongan, Kutai Barat.
Menurut Harum, proyek-proyek tersebut merupakan bagian dari upaya pemerataan pembangunan dan peningkatan layanan dasar, khususnya bagi masyarakat di wilayah pedalaman dan perbatasan Kalimantan Timur.
Melalui penyelenggaraan PRK 2026, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi hiburan rakyat, tetapi juga wadah promosi produk UMKM, pusat layanan publik, serta sarana mempererat kebersamaan masyarakat dalam momentum peringatan HUT ke-69 Provinsi Kalimantan Timur. (*)




