Pemakaian Listrik dan Air Hunian ASN IKN Dipantau Smart Metering, Data Konsumsi Terekam Real Time

NUSANTARA – Pemakaian listrik dan air di hunian Aparatur Sipil Negara (ASN) Ibu Kota Nusantara (IKN) kini dipantau secara digital melalui sistem smart metering. Sensor pintar tersebut terpasang di seluruh rumah susun (rusun) ASN yang berada di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN.

Sistem pengukuran otomatis berbasis sensor digital itu mencatat konsumsi listrik dan air secara real time. Data penggunaan terekam secara akurat dan dapat dipantau langsung oleh masing-masing penghuni.

Deputi Bidang Transformasi Hijau dan Digital Otorita Ibu Kota Nusantara, Agung Indrajit, menjelaskan bahwa penerapan smart metering merupakan bagian dari ekosistem pendukung konsep smart city yang diterapkan di IKN.

“Berbagai teknologi dalam konsep smart city pada dasarnya bertujuan membentuk kita semua menjadi smart citizen, termasuk dalam penggunaan energi dan air secara bijak,” ujar Agung.

Fitur smart metering telah diterapkan di seluruh unit rusun ASN di IKN. Melalui sistem ini, penghuni dapat memantau secara mandiri konsumsi listrik dan air di unit masing-masing, sehingga penggunaan sumber daya dapat dikendalikan sejak dini.

Baca Juga:  Pasar Murah OIKN Diserbu Warga Samboja hingga Sepaku

Berdasarkan data yang direkam sensor, sistem smart metering menetapkan baseline consumption bagi setiap penghuni dalam tiga kategori, yakni hemat, wajar, dan boros. Penilaian ini menjadi indikator perilaku penggunaan energi dan air di setiap unit hunian.

Seluruh data konsumsi tersebut dikirimkan secara otomatis kepada penghuni setiap bulan melalui pesan WhatsApp dan surat elektronik (e-mail). Dengan mekanisme ini, ASN dapat mengetahui pola penggunaan sekaligus mengevaluasi kebiasaan konsumsi energi dan air.

Melalui penerapan smart metering, Otorita IKN berharap para ASN semakin sadar dan efisien dalam memanfaatkan energi dan air. Sistem ini juga diharapkan mendorong perubahan perilaku menuju pola hidup yang lebih berkelanjutan di lingkungan ibu kota baru.

Sosialisasi penerapan sensor digital tersebut dilakukan kepada para ASN penghuni rusun Otorita IKN pada Selasa (20/1/2026). Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman teknis sekaligus menegaskan pentingnya pemantauan penggunaan energi secara transparan dan terukur.

Saat ini, kawasan hunian di IKN terdiri dari sedikitnya 47 tower. Rinciannya, hunian ASN sebanyak 31 tower dengan total 1.860 unit, rusun Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) sebanyak 9 tower dengan 540 unit, serta rusun BIN–Polri sebanyak 7 tower dengan 420 unit. (MK)

Baca Juga:  LitaOne Mejeng di Jogja Fashion Parade 2026, Modest Wear Karya Desainer Kota Minyak Curi Perhatian

Editor: Agus S

Disclaimer

Redaksi Radarbontang.com tunduk pada Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers No. 40 Tahun 1999. Setiap berita yang dipublikasikan adalah hasil kerja jurnalistik. Hak jawab dan hak koreksi dapat diajukan melalui email: redaksi@radarbontang.com.