Pembangunan Pasar Teluk Pandan Rampung, Telan Anggaran Rp 21 Miliar

SANGATTA – Kabar baik bagi masyarakat Kecamatan Teluk Pandan. Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) telah merampungkan pembangunan Pasar Teluk Pandan yang digadang-gadang menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru. Proyek strategis ini menelan anggaran sekitar Rp21 miliar dan siap beroperasi dalam waktu dekat.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kutim, Nora Ramadhani, memastikan bahwa seluruh fasilitas fisik pasar telah selesai dibangun.

“Seluruh fasilitas fisik di Pasar Teluk Pandan telah rampung 100 persen. Saat ini tim teknis tengah melakukan pengecekan akhir, termasuk pembersihan area pasar sebelum dimanfaatkan oleh masyarakat,” ujarnya beberapa hari lalu.

Menurut Nora, percepatan operasional pasar ini merupakan arahan langsung Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman. Pemerintah daerah menegaskan bahwa setiap fasilitas publik yang telah dibangun harus segera dimanfaatkan demi kepentingan masyarakat.

“Sesuai arahan Kepala Daerah, fasilitas umum tidak boleh dibiarkan terbengkalai setelah dibangun. Kehadiran pasar ini diproyeksikan mampu mengalihkan pedagang yang selama ini berjualan di lokasi yang kurang representatif,” jelasnya.

Pasar yang berlokasi di Jalan Poros Sangatta–Samarinda tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemkab Kutim di bawah kepemimpinan Bupati Ardiansyah Sulaiman dan Wakil Bupati Mahyunadi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Baca Juga:  Skandal Tambang Ilegal Kukar, Kejati Tahan Direktur 3 Perusahaan

Tak sekadar bangunan, pasar ini diharapkan menjadi simbol kebangkitan ekonomi masyarakat sekaligus pusat aktivitas perdagangan yang berdampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan warga.

“Pasar ini diharapkan membuka peluang usaha, menciptakan lapangan kerja, serta menjadi wadah bagi pelaku UMKM untuk berkembang dan bersaing secara sehat,” tambah Nora.

Saat ini, Disperindag Kutim juga tengah menyusun skema pengelolaan pasar guna memastikan operasional berjalan optimal dan berkelanjutan. Skema tersebut mencakup penataan pedagang, sistem kebersihan dan keamanan, hingga mekanisme retribusi yang transparan dan akuntabel.

“Kami terus berkoordinasi dengan pihak kecamatan untuk memastikan seluruh kios dan lapak terisi sebelum peresmian dilaksanakan, termasuk kesiapan fasilitas pendukung seperti air dan listrik,” pungkasnya.

Dengan anggaran Rp21 miliar yang telah digelontorkan, Pasar Teluk Pandan diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi baru dan menghidupkan denyut perdagangan masyarakat.

Penulis: Ramlah
Editor: Yusva Alam

Disclaimer

Redaksi Radarbontang.com tunduk pada Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers No. 40 Tahun 1999. Setiap berita yang dipublikasikan adalah hasil kerja jurnalistik. Hak jawab dan hak koreksi dapat diajukan melalui email: redaksi@radarbontang.com.