BONTANG – Pemerintah Kota Bontang membongkar bangunan liar yang didirikan di lahan pemerintah, Rabu (5/11/2025). Bangunan liar tersebut berada di sepanjang jalan masuk Pelabuhan Loktuan.
Sony Suwito, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan mengatakan, sebelumnya Surat Peringatan (SP) pertama hingga ketiga telah dilayangkan oleh pihak kelurahan setempat. Sehingga pada hari pembongkaran warga sudah mengosongkan jualan mereka.

“Pas diberikan SP ketiga, kita beritahu mereka kalau kami menyediakan truk dan pickup untuk mereka kalau mau pindahin barang, kami bantu antarkan,” pungkasnya
Sebanyak 280 personil diturunkan dari Satpol PP, Damkar, TNI, Polri, Damkar, Perkimtan. Ia juga mengundang PDAM untuk mengamankan jaringan air dan PLN lantaran banyak jaringan kabel yang melintang di sepanjang jalan tersebut.
Pemkot mengakui kelalaian pengawasan diawal, “Awalnya satu bangunan tidak ada kita tegur, tenyata hingga berjamur, dan sekarang harus ditertibkan,” pungkasnya.
Sebanyak 25 bangunan dibongkar, sebelumnya pembongkaran juga telah dilakukan di depan masjid terapung. Ke depannya pemkot akan kembali melakukan pembebasan lahan lagi terhadap beberapa rumah lagi.
“Ini kan mau dijadikan pelabuhan peti kemas untuk itu kita tertibkan,” tambahnya.
Sebelumnya Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni menegaskan bahwa tindakan ini menjadi salah satu langkah untuk penataan kawasan pelabuhan menjadi lebih bersih, tertib, dan teratur.
Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam




