Pemkot Sampaikan Nota Keuangan dan APBD 2026, Diproyeksikan Sebesar Rp 2,8 Triliun

BONTANG – Pemerintah Kota (Pemkot) dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bontang menggelar kegiatan Rapat Paripurna terkait penyampaian Pidato Pengantar Nota Keuangan dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), yang berlangsung di Pendopo, Rumah Jabatan (Rujab) Wali Kota, Jumat (19/9/2025) malam.

Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris menyampaikan bahwa nota keuangan disusun untuk memberi gambaran kondisi keuangan daerah, kebijakan umum, serta prioritas pembangunan.

Dokumen ini menjadi landasan dalam mewujudkan visi misi Kota Bontang yang selaras dengan pembangunan nasional dan regional, mengaku pada Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA – PPAS) 2026, serta penganggaran kegiatan multi years penanggulangan banjir.

“Kondisi pendapatan daerah masih bergantung pada dana transfer pusat, sekitar 85 persen. Meski sempat mengalami pertumbuhan positif di 2023-2024 lalu, namun pendapatan diproyeksikan menurun di 2025-2026. Sehingga PAD 2026 mendatang ditargetkan Rp 371 miliar,” ucapnya.

Sementara itu, untuk belanja daerah di 2026 mendatang diproyeksikan sebesar Rp 2,8 triliun. Anggaran ini diarahkan untuk mendukung 7 program unggulan daerah periode 2025-2029.

Baca Juga:  Peserta Pelatihan Kerajinan Kerang Jalani Uji Kompetensi dan Sertifikasi BNSP

“Maka sangat diharapkan untuk APBD 2026 sehat, responsif, dan pro rakyat melalui sinergi antara Pemkot, DPRD, dan juga masyarakat,” tutupnya.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Disclaimer

Redaksi Radarbontang.com tunduk pada Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers No. 40 Tahun 1999. Setiap berita yang dipublikasikan adalah hasil kerja jurnalistik. Hak jawab dan hak koreksi dapat diajukan melalui email: redaksi@radarbontang.com.