SANGATTA – Amukan si jago merah kembali melanda permukiman warga di Gang Family III, RT 24, Sangatta, Senin (23/3/2026) sekitar pukul 18.00 WITA. Kebakaran tersebut menghanguskan sejumlah bangunan dan memaksa belasan warga kehilangan tempat tinggal.
Berdasarkan data yang dihimpun, sedikitnya 10 kepala keluarga terdampak. Rinciannya, dua rumah ludes terbakar, satu rumah mengalami kerusakan pada dua kamar, serta enam pintu barakan ikut dilalap api.
Merespons kejadian itu, Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, langsung turun ke lokasi pada Selasa (24/3/2026). Ia memastikan penanganan korban berjalan cepat sekaligus menyalurkan bantuan bersama lintas instansi.
Dalam peninjauan tersebut, Pemkab Kutim menggandeng Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kutim serta Dinas Sosial Kabupaten Kutai Timur. Sinergi ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan mendesak warga terdampak.
Dinas Sosial menyalurkan bantuan berupa sandang dan pangan. Tak hanya itu, perhatian juga diberikan kepada anak-anak korban kebakaran dengan menyiapkan seragam, sepatu, hingga perlengkapan sekolah.
Sementara itu, Baznas Kutim memberikan bantuan dalam bentuk dana. Ketua Baznas Kutim, Masnip Sofwan, menjelaskan bahwa bantuan tersebut bersumber dari pemotongan TPP ASN di lingkungan Pemkab Kutim.
“Dana zakat yang dihimpun dari masyarakat akan kembali kepada masyarakat dalam bentuk bantuan. Salah satunya untuk korban kebakaran ini,” ujarnya.
Bupati Ardiansyah menegaskan, pemerintah hadir untuk memastikan warga terdampak segera mendapatkan bantuan sekaligus dukungan moril. Ia juga mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya yang disebabkan oleh instalasi listrik.
“Sebagian besar kebakaran, sekitar 90 persen, dipicu arus pendek. Karena itu, pengelolaan jalur listrik di rumah harus benar-benar diperhatikan,” tegasnya.
Penulis: Ramlah
Editor: Yusva Alam




