BONTANG – National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Bontang menyelenggarakan kegiatan Kejuaraan Paralimpik bagi anak-anak disabilitas se-Kota Bontang, yang berlangsung di Aula SLB Negeri, Bontang Kuala.
Sebanyak 188 peserta mengikuti kejuaraan tersebut, mulai dari cabang olahraga (Cabor) atletik, tenis meja, bulu tangkis, hingga mewarnai. Kejuaraan paralimpik 2025 terdapat dua kategori, yakni kategori pelajar tingkat SD, SMP, dan SMA. Sedangkan bagi alumni, masuk dalam kategori umum.
Ketua Penyelenggara Kejuaraan Paralimpik, Jamaludin menyampaikan bahwa kejuaraan ini digelar sebagai rangkaian dalam memperingati Hari Disabilitas Internasional. Kejuaraan akan berlangsung hingga 6 Desember 2025.
Tujuan dan maksud dari menyelenggarakan kejuaraan ialah untuk mencari bibit-bibit bagi siswa-siswi yang berprestasi, baik di tingkat kota, provinsi, maupun nasional.
“Untuk peserta yang mengikuti kejuaraan ini, khusus pelajar dan alumni. Kalau alumni, masih dalam kategori umum. Total secara keseluruhan sekolah yang mengikuti sebanyak 6 sekolah, 5 sekolah swasta dan 1 sekolah negeri,” ucapnya saat ditemui, Kamis (4/12/2025).
Diketahui, kejuaraan bagi anak disabilitas digelar tiap setahun sekali. Adapun untuk ke tahapan di tingkat nasional, akan berlangsung tiap 4 tahun sekali.
“Maka kita selalu upayakan dalam setahun, harus bisa menyelenggarakan kejuaraan tersebut, khususnya bagi anak-anak disabilitas di Bontang,” tutupnya.
Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam




