BONTANG – Plafon bangunan baru Posyandu Dahlia Satu di Kelurahan Bontang Baru dilaporkan ambruk. Insiden ini menimbulkan kekhawatiran para kader posyandu terhadap keselamatan warga, terutama lansia dan balita yang rutin mendapat pelayanan kesehatan di lokasi tersebut.
Ketua Posyandu Dahlia Satu, Ellya Fitriani, mengatakan plafon ditemukan sudah ambruk pada Rabu (16/7/2025), saat ia hendak mengambil timbangan. Namun, waktu pasti terjadinya ambruk tidak diketahui karena saat kejadian tidak ada orang di lokasi.
“Rabu pas mau ambil timbangan, plafonnya sudah jatuh,” ungkap Ellya saat dikonfirmasi, Jumat (18/7/2025).
Ia mengungkapkan kekhawatirannya karena ada bagian plafon lain yang tampak retak dan berpotensi jatuh kembali. Karena itu, pihaknya telah melapor ke kelurahan agar segera ditindaklanjuti. Sambil menunggu perbaikan, kegiatan pelayanan untuk lansia pada hari Senin direncanakan akan dipindahkan sementara ke bangunan posyandu lama.
“Senin besok kami ada pelayanan untuk lansia, khawatir jatuh lagi, kami akan pakai posyandu yang lama dahulu,” jelasnya.
Ironisnya, bangunan posyandu ini tergolong baru dan baru digunakan sejak Mei lalu untuk kegiatan operasi timbang. Ellya menyebut, sebelumnya bagian plafon dari bahan gipsum tersebut juga pernah menganga dan sempat diperbaiki. Namun kini justru ambruk.
Menanggapi hal ini, Lurah Bontang Baru, Bagus, membenarkan bahwa pembangunan posyandu tersebut merupakan proyek dari Dinas Kesehatan. Ia pun telah melaporkan insiden ini ke dinas terkait untuk dilakukan evaluasi menyeluruh.
“Kami akan minta agar bangunan tersebut dievaluasi,” tegas Bagus.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Dinas Kesehatan Kota Bontang terkait tindak lanjut dan penyebab teknis ambruknya plafon bangunan baru ini.
Penulis: Syakurah
Editor: Agus S




