BONTANG – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Bontang kembali menorehkan prestasi membanggakan. Perusahaan listrik negara ini dinobatkan sebagai Perusahaan dengan Tata Kelola Layak Tahun 2025 oleh Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Bontang.
Penghargaan yang diserahkan Selasa (23/9/2025) itu menjadi bukti nyata komitmen PLN dalam menciptakan hubungan industrial yang sehat, harmonis, dan berkeadilan. Tidak hanya bagi pegawai, tetapi juga masyarakat yang setiap hari bergantung pada pelayanan listrik.
Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, turut mengapresiasi capaian PLN. Menurutnya, tata kelola yang baik akan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat. “Keberhasilan PLN UP3 Bontang dalam meraih penghargaan ini menjadi contoh nyata bahwa iklim kerja yang sehat mampu mendorong pembangunan daerah,” ujarnya.
General Manager PLN UID Kaltimra, Muchamad Chaliq Fadli, menegaskan penghargaan ini sejalan dengan budaya kerja PLN yang mengedepankan integritas dan keberlanjutan. “Capaian ini bukan hanya kebanggaan, tetapi juga motivasi bagi seluruh unit PLN di Kaltim dan Kaltara untuk terus memperkuat tata kelola. Kami ingin PLN hadir sebagai mitra terpercaya pemerintah dan masyarakat, sekaligus memastikan listrik andal bagi pelanggan,” tegasnya.
Sementara itu, Manager PLN UP3 Bontang, Sri Wahyuningsih, menekankan bahwa penghargaan ini menjadi dorongan untuk terus berinovasi. “Penghargaan ini bukti komitmen kami dalam membangun tata kelola yang tidak hanya mengejar kinerja, tetapi juga memperhatikan kesejahteraan pegawai dan keharmonisan hubungan kerja,” katanya.
Disnaker Bontang menjelaskan, penghargaan Tata Kelola Layak diberikan kepada perusahaan yang memenuhi standar kepatuhan ketenagakerjaan, pengelolaan hubungan industrial, serta program yang mendukung kesejahteraan pekerja.
Dengan predikat ini, PLN UP3 Bontang kian menegaskan perannya sebagai penyedia listrik yang andal sekaligus mitra strategis pemerintah dan masyarakat dalam mendorong pembangunan ekonomi inklusif dan berkelanjutan di Kota Bontang.
Pewarta: Syahkura
Editor: Agus S




