Pohon Tumbang Timpa Rumah di Mugirejo, Ibu dan Anak Terluka

SAMARINDA – Sebuah pohon berukuran besar tumbang dan menimpa rumah warga di Jalan Riam Indah, Gang Langgar, Kelurahan Mugirejo, Kecamatan Sungai Pinang, pada Sabtu (4/10) dini hari. Insiden ini menyebabkan dua penghuni rumah, seorang ibu dan anaknya, mengalami luka-luka.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Samarinda, Suwarso, menjelaskan peristiwa terjadi sekitar pukul 04.00 Wita usai wilayah Samarinda diguyur hujan deras. Pohon yang berdiri di atas bukit tersebut tergelincir dan roboh ke arah rumah warga.

“Tadi pagi kami mendapat laporan ada pohon tumbang yang menimpa satu unit rumah warga. Di dalamnya ada seorang ibu dan seorang anak,” jelas Suwarso di lokasi kejadian.

Akibatnya, sang ibu mengalami luka cukup serius setelah tertimpa palang kayu dan harus dilarikan ke rumah sakit karena kakinya sulit digerakkan. Sementara itu, sang anak hanya mengalami memar ringan.

Pohon tumbang diduga dipicu kondisi tanah perbukitan yang labil serta curah hujan tinggi. “Batang pohon yang posisinya di atas bukit tergelincir dan mengenai rumah,” tambahnya.

Baca Juga:  Famgath PAMA–KPCS di Tengah Duka Nasional, Bupati Kutim Tekankan Empati dan Tanggung Jawab Sosial

Untuk mencegah risiko susulan, rumah terdampak langsung dikosongkan. Penanganan darurat dilakukan secara gotong royong oleh tim gabungan, mulai dari aparat kelurahan, Bhabinsa, Bhabinkamtibmas, Polri, relawan, hingga BPBD Kota Samarinda yang turun langsung memotong batang pohon.

Suwarso menyebut kendala utama di lapangan adalah keberadaan kabel listrik di sekitar lokasi. Posisi pohon yang menimpa tiang dan lampu listrik membuat petugas harus menunggu pemutusan aliran sebelum melanjutkan evakuasi. Sebagai langkah sementara, tim menutup bagian rumah yang rusak dengan terpal.

Ia juga mengingatkan warga agar selalu waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi, meskipun Samarinda kini memasuki musim kemarau.

“Himbauan kami, meski masuk musim kemarau, hujan tetap sering terjadi karena Samarinda berada di daerah ekuator dan hutan tropis. Kondisi tanah di sini berpasir lempung, sehingga bagi warga yang tinggal di perbukitan risikonya tinggi. Saat hujan deras dan angin kencang, segera lakukan evakuasi ke tempat yang aman,” tegasnya.

Pewarta: Dimas
Editor: Agus S

Disclaimer

Redaksi Radarbontang.com tunduk pada Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers No. 40 Tahun 1999. Setiap berita yang dipublikasikan adalah hasil kerja jurnalistik. Hak jawab dan hak koreksi dapat diajukan melalui email: redaksi@radarbontang.com.