BONTANG – Di kegiatan silaturahmi dengan masyarakat dan media yang dirangkai dengan buka puasa bersama di Gedung MPB, Badak NGL, Selasa (10/3/2026) sore, Satuan Kerja Khusus (SKK Migas) Kalimantan–Sulawesi mengungkapkan adanya temuan potensi cadangan minyak dan gas bumi (migas) baru.
“Ada potensi cadangan migas baru cukup besar ditemukan di sekitar Selat Makassar,” ungkap Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Kalimantan–Sulawesi, Azhari Idris,
Azhari tidak merinci besaran potensi eksplorasi temuan cadangan minyak dan gas bumi baru tersebut. Namun, Azhari menekankan hal ini merupakan angin segar bagi keberlanjutan industri migas.
Dikatakannya saat sambutan, saat ini Badak LNG hanya mengoprasikan 1 hingga 2 kilang dan sempat diprediksi tak lama lagi tutup.
Kondisi ini, kata Azhari jelas turut mengancam kelangsungan industri turunan yang ada di sekitarnya. Padahal 5 tahun lalu, Badak LNG mencatat angka produksi tertinggi lewat 8 kilang.
Ia pun berharap temuan cadangan migas tersebut dapat menjadi peluang bagi pengembangan industri migas di masa mendatang. Termasuk keberlanjutan operasional Badak LNG. “Kemarin kita ya banyak-banyak berdoa saja. Alhamdulillah, mungkin ini juga jawaban dari doa-doa orang-orang di sekitar kita,” ucapnya.
Azhari pun menekankan Badak LNG untuk terus berkontribusi positif kepada sesama terutama warga Bontang sebagai tempat usaha ini beroprasi.
Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam




