BONTANG – Proyek pembangunan drainase trotoar di Jalan MT Haryono hingga simpang tiga Ramayana terus dikebut. Hingga saat ini, progres pengerjaan telah mencapai 46 persen.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bontang, Anwar menjelaskan, pengerjaan drainase ini dibagi menjadi tiga segmen. Adapun panjang pengerjaan sekitar 1,7 kilometer. Proyek ini sempat terkendala jaringan utilitas, seperti listrik, PDAM, dan jaringan gas.
“Setelah koordinasi, PDAM akhirnya membuat jalur sendiri sehingga pengerjaan bisa dilanjutkan,” ujarnya saat Komisi C melakukan sidak pengerjaan drainase tersebut, Senin (8/9/2025).
Selain drainase, pembangunan ini juga dilengkapi dengan fasilitas trotoar. Aksesoris yang dipasang berupa tiang lampu, bolar bulat, hingga ornamen baru. PUPR juga telah melakukan koordinasi dengan BPKAD terkait penggantian pohon di taman mereka yang baru saja diperbaiki.
“Konsep serupa di MT Haryono, Balikpapan lampu berjejer seperti itu, namun untuk kursi di depan Batalyon pihak mereka tidak mau ada, karena menghindari kerumunan seperti di Jalan A. Yani,” terangnya
Anwar menyebut, pengerjaan drainase ini juga menjadi solusi untuk mengatasi banjir di sekitar RSUD Bontang. Aliran air akan diarahkan menuju Jalan Suryanata yang merupakan titik rendah, dengan memanfaatkan parit yang sudah ada di Jalan DI Panjaitan.
“Harapannya, air hujan tidak lagi meluap, seperti yang sebelumnya dikeluhkan warga di sekitar RS Amalia,” katanya.
Menurutnya, pekerjaan terbesar ada pada drainase. Sementara untuk aksesoris dan pengaspalan akan lebih cepat diselesaikan. Saat ini, beberapa perlengkapan seperti tiang bolar dan stambolar sudah terkirim, tinggal menunggu pemasangan tiang lampu. Jalur difabel pun masih menunggu penyelesaian tutup manhole dari pihak terkait.
“Mudah-mudahan aksesoris bisa segera terpasang, sehingga progres bisa lebih cepat. Kami optimis pekerjaan ini dapat diselesaikan sesuai target,” pungkasnya.
Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam




