TENGGARONG — Komando Distrik Militer (Kodim) 0906/Kutai Kartanegara resmi berganti pemimpin. Letkol Arm Benny Budiman kini menahkodai Kodim 0906/KKR menggantikan Letkol Czi Damai Adi Setiawan. Serah terima jabatan berlangsung pada Rabu (10/12/2025) dan menjadi momentum penting untuk memperkuat stabilitas keamanan di tengah percepatan pembangunan daerah.
Sebagai Dandim baru, Letkol Arm Benny Budiman menegaskan komitmennya memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar, DPRD, Polri, serta seluruh elemen masyarakat. Ia juga memastikan pengawalan terhadap berbagai program nasional yang sedang berjalan di Kukar, termasuk Koperasi Merah Putih.
Salah satu fokus strategis yang akan diperkuat Kodim 0906/KKR adalah sektor ketahanan pangan. Menurut Benny, ketahanan pangan bukan hanya program sektoral, tetapi fondasi penting bagi stabilitas wilayah dan kemandirian masyarakat.
“Ketahanan pangan salah satu prioritas yang krusial. Kami dari Kodim akan mensupport dan bekerja sama dengan seluruh stakeholder untuk mewujudkan swasembada pangan di wilayah,” tegasnya.
Ia turut mengapresiasi kekompakan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kukar, yang dinilai menjadi modal besar dalam percepatan program lintas sektor.
“Kami melihat Forkopimda sangat kompak. Harapannya masyarakat juga turut membantu sehingga semua program dapat berjalan dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Ketua DPRD Kukar, Ahmad Yani, yang hadir dalam sertijab tersebut, menegaskan bahwa pergantian kepemimpinan di tubuh TNI merupakan dinamika organisasi yang membawa harapan baru bagi penguatan sinergi antarlembaga.
“Kutai Kartanegara ini perlu keamanan, kenyamanan, ketertiban, juga penegakan hukum supaya pembangunan bisa berjalan. Karena itu kami ucapkan selamat datang kepada Letkol Arm Benny Budiman sebagai Dandim 0906 Kukar,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa banyak agenda pembangunan Kukar membutuhkan dukungan aparat teritorial, mulai dari pengawasan wilayah pinggiran, pembangunan kawasan strategis, hingga penguatan ketahanan pangan dan kesiapsiagaan wilayah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN). (ady)
Editor: Agus S




