Rakerkesda Kaltim 2025 Dimulai di IKN, Bahas Stunting hingga Fasilitas Kesehatan Daerah

NUSANTARA – Rapat Kerja Kesehatan Daerah (Rakerkesda) Provinsi Kalimantan Timur 2025 resmi dimulai di jantung Ibu Kota Nusantara (IKN), Selasa (7/10/2025) malam. Kegiatan ini diikuti 109 peserta dari 10 kabupaten/kota se-Kaltim, terdiri atas unsur Dinas Kesehatan, RSUD, UPTD, organisasi profesi kesehatan, lintas sektor, serta lembaga kemasyarakatan.

Pembukaan digelar di Ballroom Qubika Boutique Hotel sejak pukul 19.00 Wita dengan suasana ramah tamah yang hangat namun tetap sarat diskusi. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim, Jaya Mualimin, tampil sebagai narasumber pertama dalam sesi pembuka.

“Dua hari ke depan kita harus aktif berdiskusi. Sejatinya Pak Menteri Kesehatan kita undang untuk membuka kegiatan ini besok, tetapi beliau berhalangan,” ujar Jaya.

Rakerkesda tahun ini berlangsung 7–9 Oktober 2025, dan menjadi forum strategis untuk menelurkan komitmen bersama memperkuat pembangunan kesehatan daerah menuju terwujudnya generasi emas Kaltim.

Dalam sesi diskusi pertama, sejumlah isu utama dibahas — mulai dari penanganan stunting, peningkatan pelayanan kesehatan, penyebaran penyakit menular, angka kematian akibat penyakit kronis, hingga penguatan program Gratis Pol dan infrastruktur rumah sakit.

Baca Juga:  Kemenag Kaltim Gandeng 18 LAZ Perluas Penyaluran Bantuan Ramadan

Sesi kedua menghadirkan Ketua Gabungan Pengusaha Alat Kesehatan dan Laboratorium (Gakeslab) Indonesia, Lukman Hakim, yang menyoroti pentingnya sinergi antara sektor kesehatan publik dan industri alat kesehatan dalam memperluas akses layanan medis.

Sementara sesi terakhir diisi oleh Krisma Sandy dari Biofarma (Persero), yang memaparkan program kerja sama operasional (KSO) dalam penyediaan peralatan kesehatan di daerah. Dalam diskusi, salah satu peserta, Adam, menanyakan soal kebijakan penggantian alat yang dipinjamkan Biofarma jika mengalami kerusakan.

“Tidak semua kabupaten kota ada peminjaman alat dari Biofarma. Tapi kalau alat tersebut masih dalam KSO dengan Biofarma, jika ada kerusakan bisa dikomunikasikan dan akan diganti,” jelas Krisma.

Kegiatan Rakerkesda akan berlanjut pada Rabu (8/10/2025) dengan agenda pembukaan resmi dan peninjauan lapangan oleh Gubernur Kalimantan Timur. Agenda lapangan dijadwalkan berlangsung pukul 09.30 Wita di SMK Negeri 1 Penajam Paser Utara (PPU), Desa Bukit Raya, untuk meninjau pelayanan PKD dan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Forum tahunan ini diharapkan menjadi ruang koordinasi yang konkret dalam merumuskan strategi kesehatan daerah sekaligus memperkuat sinergi lintas sektor untuk mewujudkan masyarakat Kaltim yang sehat, produktif, dan berdaya saing. (MK)

Baca Juga:  Warga Resah Aktivitas Bus Tambang, Spanduk Bernada Protes Bermunculan

Editor: Agus S

Disclaimer

Redaksi Radarbontang.com tunduk pada Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers No. 40 Tahun 1999. Setiap berita yang dipublikasikan adalah hasil kerja jurnalistik. Hak jawab dan hak koreksi dapat diajukan melalui email: redaksi@radarbontang.com.