Ratusan Pekerja IKN Korban Kebakaran HPK Nusa Indah Direlokasi ke Hunian Baru

NUSANTARA – Ratusan pekerja proyek Ibu Kota Nusantara (IKN) terdampak kebakaran di Hunian Pekerja Konstruksi (HPK) Nusa Indah pada Rabu (1/10/2025) kini dipindahkan ke HPK Flamboyan dan Bengkirai di kawasan 1C. Kebakaran yang meludeskan sebagian besar bangunan itu tidak menimbulkan korban jiwa, namun banyak pekerja kehilangan pakaian, uang, hingga barang pribadi.

Giarto, salah seorang pekerja, menuturkan bahwa ia bersama rekan-rekannya kini menempati HPK Flamboyan lantai tiga. “Di sini bisa isi 16 orang per kamar, kalau di sana 14 orang. Tapi lama kosong, waktu kami masuk kondisinya kotor sekali,” ucapnya.

Penempatan para pekerja dilakukan terpisah per lantai dan kamar sesuai kelompok mandor masing-masing. Slamet, pekerja lain, mengaku belum diperbolehkan kembali ke lokasi kebakaran untuk mengambil barang. “Infonya seminggu baru boleh ke sana. Mau ambil baju yang tersisa. Lantai 1 dan 2 kan tidak kebakar,” jelasnya.

Sebagian besar pekerja kini kesulitan pakaian karena saat kejadian hanya mengenakan pakaian melekat di badan. “HP sama uang juga ada yang tinggal di dalam. Ya, ada yang seratus dua ratus ribu ikut terbakar,” ungkap Slamet.

Baca Juga:  Rakerkesda Kaltim 2025 Dimulai di IKN, Bahas Stunting hingga Fasilitas Kesehatan Daerah

Beruntung, meski api membesar, pekerja yang sedang tidur di lantai empat sempat dibangunkan, sehingga tidak ada korban jiwa. Para pekerja menduga api bermula dari lantai tiga. Material modular berbahan busa berlapis metal serta banyaknya pakaian yang tersimpan membuat api cepat menyebar.

Staff Khusus Kepala Otorita IKN, Troy Harrold Yohanes Pantouw, menyebut ada sekitar 700 pekerja terdampak kebakaran, mayoritas berasal dari Jawa Tengah dan tengah mengerjakan proyek finishing hunian vertikal TNI di kawasan Pertahanan Keamanan (Hankam).

Kepala BPBD Penajam Paser Utara, Sukadi Kuncoro, memastikan relokasi pekerja telah dilakukan agar aktivitas proyek tetap berjalan. “Agar mereka tetap bisa beraktivitas,” katanya.

Pantauan di lapangan menunjukkan lantai tiga dan empat HPK Nusa Indah kini tinggal puing. Besi ranjang bertingkat dan dinding modular hangus bekas jilatan api, sementara area sekitar masih ditutup garis pengaman.

Pewarta: Atmaja Riski
Editor: Agus S

Disclaimer

Redaksi Radarbontang.com tunduk pada Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers No. 40 Tahun 1999. Setiap berita yang dipublikasikan adalah hasil kerja jurnalistik. Hak jawab dan hak koreksi dapat diajukan melalui email: redaksi@radarbontang.com.