BONTANG – Sektor ketenagakerjaan Kota Bontang turut berimbas positif atas realisasi investasi di Kota Bontang pada Triwulan III Tahun 2025. Hal ini Berdasarkan pemaparan data Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Bontang.
Kepala DPMPTSP Kota Bontang, Aspiannur mengatakan aktivitas usaha yang meningkat menunjukkan semakin bergeraknya roda ekonomi daerah.
Dijabarkan, terdapat total serapan tenaga kerja mencapai 317 orang, terdiri dari 307 tenaga kerja Indonesia dan 10 tenaga kerja asing yang berasal dari 330 proyek yang dijalankan oleh 206 pelaku usaha non-UMK yang saat ini beroperasi.
“Investasi yang berhasil direalisasikan dapat membuka peluang kerja baru, yang ujung-ujungnya akan berdampak baik pada masyarakat,” ujarnya.
Sebelumnya diketahui, keseluruhan realisasi investasi Bontang hingga triwulan ketiga mencapai Rp 821,53 miliar, atau 75,85 persen dari target tahunan sebesar Rp 2,5 triliun. Dari total tersebut, Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) mendominasi dengan nilai Rp 789,1 miliar (96,05%), sedangkan Penanaman Modal Asing (PMA) berkontribusi Rp 32,43 miliar (3,95%).
Sektor industri kimia dasar, barang kimia, dan farmasi masih menjadi motor investasi PMDN dengan porsi 93,20 persen. Sementara untuk PMA, sektor yang paling diminati adalah perumahan dan kawasan industri dengan kontribusi 68,83 persen.
Adapun kepatuhan pelaporan realisasi investasi tercatat 44,17 persen, yang kemudian para investor agar data yang dihimpun semakin akurat untuk perencanaan pembangunan ke depan.
“Kemudahan berusaha terus dikembangkan agar pelaku usaha dapat beroperasi tanpa hambatan administrasi,” tambahnya.
Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam




