Saksi Mata Duga Sopir Towing Penabrak Korban Meninggal di Tanjakan SMKN 1 Dalam Kondisi Mabuk

BONTANG – Saksi mata yang melihat secara langsung kejadian kecelakaan lalu lintas di Jalan Cipto Mangunkusumo, atau tepatnya di tanjakan SMKN 1 menduga, sopir mobil derek atau towing yang menabrak korban dalam kondisi mabuk.

Sopir mobil tersebut mengendarai kendaraannya dengan kecepatan di atas rata-rata dan secara ugal-ugalan, hingga sampai menyerempet pengendara Honda Scoopy Putih dengan nomor polisi KT 4453 QJ, dan pengendara Yamaha NMX Hitam dengan nomor polisi KT 6363 QK di tanjakan SMKN 1 arah menuju kota, dari arah Loktuan.

“Tadi kami sempat kejar mobil tersebut, tapi dia berhasil lolos. Mobilnya kabur ke arah kota. Kami pun kejar sampai tidak dapat, sangking lajunya dia bawa kendaraan,” ucap salah satu saksi yang tak ingin disebut namanya, Minggu (9/11/2025), sekitar pukul 01.20 Wita.

Saksi menambahkan, jika di dalam mobil tersebut ada terdapat tiga orang laki-laki. Diketahui mobil towing tersebut berwarna hijau, dengan nomor polisi KT 4781.

“Agak rada-rada memang yang bawa mobilnya, seperti dalam keadaan mabuk. Tadi pas kami kejar, sempat lihat di dalam mobil kalau ada tiga orang dengan sopirnya. Tidak lama mobil langsung laju, kita pun tak dapat saat ngejar,” jelasnya.

Baca Juga:  Erau Pelas Benua Guntung Resmi Dibuka, Dihadiri Sultan Kutai Kertanegera ing Martapura ke-21

Sementara di lokasi kejadian, pengendara Honda Scoopy Putih langsung meninggal di tempat dalam kondisi kepala pecah, serta tulang patah. Sedangkan pengendara Yamaha NMX mengalami luka-luka di sekujur tubuhnya dengan kondisi tak sadarkan diri.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Disclaimer

Redaksi Radarbontang.com tunduk pada Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers No. 40 Tahun 1999. Setiap berita yang dipublikasikan adalah hasil kerja jurnalistik. Hak jawab dan hak koreksi dapat diajukan melalui email: redaksi@radarbontang.com.