SAMARINDA – Ratusan warga Kota Samarinda memadati kawasan Jalan Ahmad Yani, tepatnya di area Mitra10, Minggu pagi pukul 06.00 Wita, untuk mengikuti World Diabetes Day Fun Run 2025. Acara yang digagas Tropicana Slim ini menjadi bagian dari kampanye nasional untuk mengajak masyarakat lebih aktif bergerak dan menerapkan pola hidup sehat guna mencegah diabetes.

Sejak flag off dimulai, antusiasme peserta langsung terlihat. Fun Run tahun ini menghadirkan dua kategori: lari jarak 8K untuk peserta muda dan berpengalaman, serta rute 3K yang dirancang ramah bagi keluarga dan anak-anak.
Usai berlari dan berjalan santai, rangkaian acara berlanjut dengan Zumba massal yang dipimpin instruktur di area panggung utama. Suasana semakin meriah ketika peserta bergabung dalam Health Talk bersama dokter dan ahli gizi yang membahas pentingnya deteksi dini serta pola makan yang tepat untuk mencegah diabetes. Panitia kemudian menutup kegiatan dengan pembagian doorprize menarik.
Wiradetia, Area Marketing Manager Nutrifood Region Kalimantan, mengatakan Fun Run ini merupakan agenda tahunan Tropicana Slim yang digelar serentak di 25 kota di Indonesia. Tahun 2025 menjadi tahun kedua penyelenggaraan di Samarinda.
“Event ini memang event tahunan Tropicana Slim. Tahun ini kami mengadakan di 25 kota di seluruh Indonesia, termasuk di Samarinda. Kami membagi lari menjadi dua kategori: 8K untuk teman-teman yang masih muda, dan 3K untuk keluarga, supaya mereka sama-sama bergerak untuk mencegah diabetes,” jelasnya.
Ia menambahkan, kegiatan ini mengusung kampanye tiga pilar hidup sehat: menjaga asupan gula, menjaga asupan garam, dan menjaga asupan lemak—sebagai fondasi untuk mencegah berbagai penyakit degeneratif, termasuk diabetes.
Wiradetia juga menilai penyelenggaraan tahun ini lebih variatif dibanding tahun sebelumnya. Selain olahraga, acara turut menghadirkan talk show gizi, cek kesehatan, dan ruang interaksi keluarga.
“Pengecekan kesehatan tetap ada. Ini untuk mendukung program pemerintah dalam screening masyarakat. Tujuannya bukan untuk menakuti, tapi menyadarkan bahwa kita harus tetap sehat. Salah satunya dengan cek kesehatan,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan serupa dapat kembali digelar dengan skala lebih besar dan semakin banyak masyarakat Samarinda yang terlibat aktif dalam gerakan hidup sehat. (MK)
Editor: Agus S




